Boladunia

Daftar Pemain Barcelona yang Rela Kena Potong Gaji

Para pemain ingin membantu klub.

Husna Rahmayunita

Reaksi Gerard Pique usai Barcelona gagal raih Copa del Rey. [JOSE JORDAN / AFP]
Reaksi Gerard Pique usai Barcelona gagal raih Copa del Rey. [JOSE JORDAN / AFP]

Bolatimes.com - Sejumlah pemain Barcelona rela gajinya dipotong demi menyelamatkan timnya yang tengah dihantui krisis finansial.

Presiden Barcelona, Joan Laporta sempat mengungkapkan kalau utang tim raksasa Spanyol menembus 1,35 miliar euro atau setara dengan Rp 22, 8 triliun.

Gawatnya kondisi keuangan ini mengakibatkan Barcelona gagal memperbaharui kontrak Lionel Messi dan harus merelakannya bergabung dengan PSG.

Selain itu, juga menyebabkan Barcelona memberlakukan pemotongan gaji terhadap para pemainnya. Pemangkasan gaji secara masif diberlakukan agar para pemain yang didatangkan secara free transfer bisa didaftarkan untuk bermain di Liga Spanyol musim ini.

Senada dengan hal itu, sejumlah pemain merelakan gajinya dipotong di Barcelona. Mereka adalah, Gerard Pique, Jordi Alba, Sergio Busquets dan Samuel Umtiti.

Samuel Umtiti menjadi yang terbaru rela gajinya dipangkas oleh Tim Catalan. Kabarnya, pemotongan gajinya mencapai 50 persen.

Joan Laporta terpilih jadi presiden baru Barcelona. (LLUIS GENE / AFP)
Joan Laporta terpilih jadi presiden baru Barcelona. (LLUIS GENE / AFP)

Sementara itu, Jordi Alba pernah mengungkapkan kalau apa yang dilakukannya semata-mata untuk membantu klub. Ia tak ingin diragukan.

"Tidak ada seorang pun dari klub yang bertanya ke saya soal apapun sampai dua atau tiga pekan lalu. Saya selalu ingin membantu dan saya tidak berpikir ada orang meragukan saya. Sikap saya selalu sama," kata Alba dikutip dari Marca, Selasa (24/8).

Janji Laporta

Di tengah himpitan utang yang teramat besar itu, Laporta melambungkan janji, keuangan Barcelona bisa sehat kembali dalam waktu 18 bulan.

Kata dia, FC Barcelona bisa membalikkan situasi keuangan yang buruk dalam jangka waktu satu setengah tahun.

Hal itu disampaikan Laporta dalam konferensi pers Senin (16/8) waktu setempat setelah mengatakan klub mengakhiri rapor merah tahun lalu sebesar 451 juta euro (Rp 7,6 triliun).

"Saya rasa dalam beberapa tahun klub ini akan sehat," kata dia kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters via Antara.

Seolah menjanjikan angin segar, ia menambahkan kalau Barcelona memiliki banyak potensi kesepakatan sponsor yang terbuka bagi mereka untuk membayar utang.

Berita Terkait

Berita Terkini