Boladunia

Mengenal NGolo Kante, Gelandang Chelsea yang Dijuluki Si Rendah Hati

Ini alasan NGolo Kante kerap dijuluki si rendah hati.

Rauhanda Riyantama

Gelandang Derby Country, Mason Mount (kanan) terlibat perebutan dengan gelandang Chelsea, N'Golo Kante pada 31 Oktober 2018 (Adrian Dennis/AFP)
Gelandang Derby Country, Mason Mount (kanan) terlibat perebutan dengan gelandang Chelsea, N'Golo Kante pada 31 Oktober 2018 (Adrian Dennis/AFP)

Bolatimes.com - N’Golo Kante dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions 2020/2021 berkat perannya memperkuat lini tengah Chelsea. N’Golo Kante juga diketahui sebagai pemain dengan gaji termahal di klub raksasa itu.

Di samping berprestasi, pemain muslim berkebangsaan Prancis ini begitu dicintai rekan setimnya dan dihormati lawannya berkat sifat rendah hatinya.Seperti apa profil N’Golo Kante, pemain yang dijuluki si rendah hati? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Profil N’Golo Kante

Sebelum mengawal Chelsea, N’Golo Kante sukses mengantarkan Leicester City sebagai juara Liga Inggris pada musim 2015/2016. Selain di level klub, pemain 30 tahun ini merupakan sosok penting di lini tengah Timnas Prancis saat memenangkan Piala Dunia 2018.

Tak hanya sebagai pemain top yang memiliki karir cemerlang, Kante dipuji karena dijuluki si rendah hati. Ia merupakan pemain yang tidak pernah melupakan masa kecilnya saat hidup di bawah kemiskinan sehingga ia sukses menjadi bintang lapangan.

N'Golo Kante (Ben Stansall/AFP)
N'Golo Kante (Ben Stansall/AFP)

N’Golo Kante adalah anak pertama dari orangtua bernama Tuan Late dan Nyonya Kante yang merupakan imigran asal Mali. Kante kecil sangat mengerti nilai kerja keras dalam kehidupan dengan selalu mencoba meringankan beban keluarganya. Tumbuh di Ruell Malmaison, ia pernah bekerja sebagai pemulung yang mengumpulkan limbah dan sampah untuk dijual ke perusahaan daur ulang.

Kante sadar bahwa pekerjaannya itu tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Ia memiliki impian tinggi dan tekad kuat menjadi pemain sepak bola profesional untuk mengangkat derajat keluarga.

Setelah Piala Dunia 1998, Kante berminat menjadi pemain sepak bola dengan bergabung JS Suresnes di pinggiran barat Paris. Ia menjadi pemain yang paling menonjol dalam tim. Namun banyak yang meragukan kapasitasnya karena postur tubuhnya yang kecil. Hal itu justru menjadi semangat Kante untuk terus belajar sebagai gelandang profesional.

Chelsea merupakan klub proseional keempat yang diperkuat N’Golo Kante. Pada 2010, Kante bergabung dengan Boulogne, berpindah ke Caen pada 2013 dan pada akhirnya berlabuh di tim Inggris Leicester City tahun 2015.

Kerendahan Hati N’Golo Kante

Kini Kante menjadi sosok gelandang terbaik dunia. Namanya sering digaungkan oleh para insan sepak bola. Sosok yang gigih, bekerja keras, dan tetap rendah hati meski telah sukses. Ia juga merupakan sosok muslim yang taat dan tetap mengutamakan ibadah di tengah karirnya di dunia sepak bola. Di luar lapangan, Kante juga dikenal ramah dan tahu betul cara menyenangkan orang lain terutama terhadap para fansnya.

"Kami beruntung bisa bermain sepak bola untuk mencari nafkah. Bagi saya, inilah yang selalu ingin saya lakukan. Untuk mencapai tingkat ini semuanya tergantung pada berkah Allah," kata Kante dikutip oleh law-justice.

Bek tengah Prancis, Raphael Varane mengatakan kepada EURO2020.com, “Semua orang menyukai N’Golo Kante. Dia adalah rekan setim yang hebat dan orang yang hebat. DIa dicintai oleh semua orang. DIa memiliki kepribadian yang tidak biasa, dan dia sangatt pemalu, tetapi di sisi lain lapangan dia sangat murah hati. DIa melakukan upaya ekstra untuk memenangkan bola kembali dan kemudian maju ke depan. DIa adalah pemain spesial dan juga orang yang spesial,”

Pantas Jadi Kandidat Penghargaan Ballon D’Or

Karena prestasi gemilang dan sifat rendah hatinya, Presiden Prancis, Emmauel Macron menjadi tokoh yang mendukung penuh N’Golo Kante memenangkan penghargaan individu bergengsi Ballon D’Or tahun ini. Hal ini disampaikan sang presiden kepada Radio Prancis, RMC, Kamis (10/6/2021) lalu. Saat itu presiden Macron mengunjungi pusat latihan tim nasional Prancis di Clairefontaine, ia melontarkan pujian kepada sang gelandang Chelsea.

“N’Golo Kante adalah pemain hebat, seperti Kylian Mbappe dan ia adalah panutan. Ia adalah panutan bagi para pemuda di negeri ini,”

Itulah profil N’Golo Kante yang dijuluki sebagai si rendah hati dengan segudang prestasinya di jagat sepak bola. Semoga bermanfaat.

Kontributor: Yulia Kartika Dewi

Berita Terkait

Berita Terkini