Boladunia

Fabio Capello Diam-diam Pernah Rayu Messi Gabung Juventus, Begini Faktanya

Saat masih melatih Juventus pada 2005-2007, Fabio Capello ternyata pernah mencoba memboyong Lionel Messi dari Barcelona.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Fabio Capello bersama wanita pembawa penghargaan di FIFA Best Award 2018. (AFP)
Fabio Capello bersama wanita pembawa penghargaan di FIFA Best Award 2018. (AFP)

Bolatimes.com - Fabio Capello membuka salah satu kisah menariknya saat masih menjabat sebagai pelatih Juventus pada periode 2005-2007. Ia ternyata pernah mencoba memboyong Lionel Messi dari Barcelona.

Capello melihat Messi untuk pertama kalinya saat Juventus berhadapan dengan Barcelona di turnamen pramusim, Juan Gamper Trophy pada 2005. Ketika itu, Messi yang masih berusia 16 tahun diberi kesempatan menjadi starter.

Messi tidak mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Namun, aksinya di atas lapangan hijau sukses menjadi sorotan publik Camp Nou. Messi kerap kali merepotkan sisi kiri pertahan Bianconerri.

Aksi Messi membuat Capello jatuh hati. Selepas pertandingan, ia langsung mencoba merayu pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, agar bersedia meminjamkan Messi ke Juventus untuk satu musim.

"Saya bertemu Messi untuk pertama kalinya di Joan Gamper Trofi, kami memainkan laga Juve-Barcelona, ada 90.000 penonton dan dia berusia 16 tahun," kata Capello, dikutip dari Calciomercato.

"Saya mendekati Rijkaard setelah 15-20 menit dan bertanya kepadanya: 'Dengar, bisakah Anda meminjamkannya kepada saya selama satu tahun?' Dia masuk dan mengirim semua orang ke dalam kegembiraan. Tidak perlu Fabio Capello untuk memahami bahwa dia jenius," imbuhnya.

Namun, permintaan Capello ditolak mentah-mentah oleh Rijkaard. Ia bersikeras ogah melepas pemain asal Argentina itu, walau di lini depan Blaugrana masih ada Ronaldinho, Samuel Eto'o, dan Henrik Larsson.

"Apa yang dikatakan Rijkaard kepada saya? Saya tahu bahwa mereka sudah memiliki tiga pemain asing dan tidak dapat menempatkan orang asing keempat dalam daftar (skuat) dan dia berkata, 'Fabio jangan khawatir, tidak ada masalah. Kami entah bagaimana akan berhasil memainkannya.' Catalan juga memiliki intrik mereka," tutup pelatih asli Italia itu.

Pada akhirnya, Capello tidak pernah berhasil mendatangkan Messi di Turin. Pemain asal Argentina itu tumbuh dewasa sebagai 'monster' sepak bola dengan memenangkan berbagai penghargaan individu, termasuk lima trofi Ballon d'Or.

Berkat Messi, Barcelona juga berhasil memenangkan berbagai trofi bergengsi di Eropa, seperti empat piala Liga Champions dan 10 trofi La Liga Spanyol.

Berita Terkait

Berita Terkini