Bolaindonesia

Di Luar Ekspektasi, Marko Simic Terkejut dengan Permainan PSIS Semarang

Marko Simic secara blak-blakan mengaku terkejut dengan permainan PSIS Semarang

Irwan Febri Rialdi

Striker Persija Jakarta Marko Simic melakukan selebrasi usai mencetak gol keempat ke gawang Borneo FC pada laga pertandingan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Senin (11/11/2019). Pada laga pertandingan tersebut Persija Jakarta berhasil menang atas Borneo FC dengan skor akhir 4-2. ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Striker Persija Jakarta Marko Simic melakukan selebrasi usai mencetak gol keempat ke gawang Borneo FC pada laga pertandingan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Senin (11/11/2019). Pada laga pertandingan tersebut Persija Jakarta berhasil menang atas Borneo FC dengan skor akhir 4-2. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Bolatimes.com - Penyerang Persija, Marko Simic, terkejut dengan permainan PSIS Semarang saat mengimbangi skuadnya 2-2 dalam pertandingan Liga 1 Indonesia, Minggu (12/9), di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang.

Sebab, menurut Simic, PSIS tidak diperkuat oleh beberapa pemain andalan. Akan tetapi, skuat Laskar Mahesa Jenar nyatanya tetap mampu tampil mengesankan.

"Hari ini mereka tampil tanpa beberapa pemain andalan. Namun, secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik," kata Simic dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan itu di Jakarta.

PSIS mengejar ketinggalan dua gol dari Persija untuk memaksakan hasil imbang 2-2. Padahal, skuad asuhan Imran Nahumarury tak menurunkan satu pun pemain asingnya sejak menit pertama. Satu-satunya pemain non Indonesia yang mereka Jonathan Cantillana baru masuk pada menit ke-65.

PSIS mengandalkan pemain-pemain lokal yang beberapa di antaranya berusia 23 tahun ke bawah seperti Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, Fredyan Wahyu dan Eka Febri.

"PSIS sudah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing hanya dengan pemain lokal saat Piala Menpora 2021. Mereka membuktikan memiliki skuad yang kuat dan tak mudah melawan mereka," tutur Simic.

Sementara tentang hasil imbang kontra PSIS yang membuat Persija belum mencatatkan kemenangan pada Liga 1 2021-2022, Simic menyebut hal itu mengecewakan.

Akan tetapi, pesepak bola berusia 33 tahun tersebut tidak mau larut dalam penyelesan. Simic yakin Persija bisa bangkit.

Dia berkaca dari Liga 1 musim 2019 di mana ketika itu Persija berstatus juara musim sebelumnya sempat terseok-seok dari awal kompetisi.

Skuad Macan Kemayoran kala itu tak menang pada tiga laga awal secara beruntun dan bahkan pernah hanya mencicipi empat kemenangan dari 19 laga. Akan tetapi, semuanya pelan-pelan teratasi dan Persija yang hampir terjerumus ke zona degradasi mampu menduduki posisi ke-10 klasemen akhir pada 2019.

"Jangan lupa, pada musim 2019 kami juga memulai liga dengan buruk. Jadi sekarang kami perlu bangkit, berjuang dan bekerja sebagai tim agar dapat meraih kemenangan di laga-laga berikutnya," kata Simic.

Saat melawan PSIS, Persija membuat dua gol terlebih dahulu melalui Otavio Dutra pada menit 45+1 dan Marko Simic pada menit 49.

PSIS menyamakan kedudukan melalui gol Hari Nur Yulianto pada menit 71 dan gol bunuh diri Rohit Chand pada menit 88.

Satu poin dari laga ini membuat Persija menduduki posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2021-2022 dengan dua poin. PSIS sendiri menempati peringkat ketiga klasemen dengan empat poin dari dua laga. (Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini