Boladunia

5 Pelatih Top Eropa yang Belum Pernah Merasakan Dipecat Klubnya

Jangan tanya rasanya dipecat sama lima pelatih ini, karena mereka tidak tahu rasanya. Pelatih top, nih!

Irwan Febri Rialdi

Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool. (Oli SCARFF / AFP)
Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool. (Oli SCARFF / AFP)

Bolatimes.com - Pep Guardiola, Jurgen Klopp, Didier Deschamps, Diego Simeone, dan Zinedine Zidane, mereka adalah adalah sedikit pelatih top dunia saat ini yang tidak pernah dipecat klub.

Kinerja pelatih biasanya diukur dari keberhasilan mereka memberikan trofi kepada klub yang dilatih.

Semakin menanjak performa tim dan berhasil meraih banyak trofi, semakin besar pula peluang sang pelatih untuk dipertahankan oleh klub.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bagi seorang pelatih untuk mendapatkan pemecatan meski sudah mampu memberikan trofi.

Tuntutan lebih besar dari pemilik klub atau suporter biasanya menjadi salah satu hal yang bikin pelatih dipecat meski dinilai mampu meningkatkan kinerja klub dan memberi prestasi yang melimpah.

Namun, ada beberapa sosok pelatih top dunia yang selama masa karier kepelatihannya tidak pernah merasakan pemecatan. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1. Pep Guardiola

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola saat pertandingan antara Liverpool vs Manchester City di Anfield pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/10/2021). (Paul ELLIS / AFP)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola saat pertandingan antara Liverpool vs Manchester City di Anfield pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (3/10/2021). (Paul ELLIS / AFP)

Dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik saat ini di dunia, Josep Guardiola Sala tidak pernah merasakan dipecat sepanjang berkarier sebagai pelatih sejak 2007.

Guardiola memilih mundur dari jabatannya sebagai pelatih Barcelona pada 2012. Sempat memilih nanggur selama satu tahun, dia menjadi pelatih Bayern Munchen.

Usai kontraknya habis, dia menjadi pelatih Manchester City sejak 2016 hingga sekarang. Sebagai pelatih, sudah puluhan trofi berhasil diraih oleh Guardiola.

2. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool. (Oli SCARFF / AFP)
Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool. (Oli SCARFF / AFP)

Sama seperti Guardiola, Jurgen Klopp juga dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Sejak menjajaki karier kepelatihan dari 2001 hingga sekarang, Klopp juga tak pernah merasakan dipecat.

Klopp memilih mundur dari kursi pelatih Mainz 05 setelah gagal membawa timnya promosi ke Bundesliga. Dia kemudian melatih Borussia Dortmund dari 2008-2015.

Setelah kontraknya habis dengan Dortmund, Klopp melatih Liverpool hingga sekarang dan berhasil membawa sederet prestasi gemilang buat The Reds.

3. Didier Deschamps

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. [FRANCK FIFE / AFP]
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps. [FRANCK FIFE / AFP]

Mantan pemain Timnas Prancis ini juga tidak pernah merasakan pemecatan saat menjadi pelatih. Dia memulai kariernya sebagai pelatih di AS Monaco pada 2001.

Dia mundur dari posisinya pada 2005 dan bergabung dengan Juventus. Setelah membawa Juventus menjuarai Serie B, Deschamps mundur dan bergabung bersama Marseille.

Lalu pada 2012, Deschamps sepakat mundur dari Marseille dan memilih menerima penawaran menjadi pelatih Timnas Prancis.

4. Diego Simeone

Diego Simeone. (Miguel Riopa/AFP).
Diego Simeone. (Miguel Riopa/AFP).

Diego Simeone tercatat sudah melatih di 7 klub berbeda, tapi dia sama sekali belum pernah merasakan dipecat. Dia kini menjadi pelatih Atletico Madrid dan berhasil membawa klub bersaing dengan Real Madrid dan Barcelona.

5. Zinedine Zidane

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memberi instruksi pada anak asuhnya saat pertandingan melawan Real Valladolid. (GABRIEL BOUYS / AFP)
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memberi instruksi pada anak asuhnya saat pertandingan melawan Real Valladolid. (GABRIEL BOUYS / AFP)

Meski hanya satu klub yang pernah dilatih oleh Zidane sejak memutuskan menjadi pelatih, dia tidak pernah merasakan dipecat.

Legenda asal Prancis itu memilih mundur saat menukangi Real Madrid di dua kali periode yang berbeda, yaitu 2016-2018 dan 2019-2021.

Kontributor: Aditia Rizki

Berita Terkait

Berita Terkini