Boladunia

Punya Statistik Mentereng, Sandy Walsh Jadi Bek Sayap Elite di Liga Belgia

Statistik Sandy Walsh musim ini di KV Mechelen lebih baik ketimbang musim lalu.

Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto

Sandy Walsh membantu KV Mechelen menang dramatis di Liga Belgia. (Instagram/@sandywalsh)
Sandy Walsh membantu KV Mechelen menang dramatis di Liga Belgia. (Instagram/@sandywalsh)

Bolatimes.com - Pemain keturunan Indonesia, Sandy Walsh, menjadi salah satu bek sayap elite di Liga Belgia. Hal itu tak terlepas berkat performa apiknya bersama KV Mechelen.

Sandy Walsh menjalani musim keduanya bersama KV Mechelen di Liga Belgia. Hasilnya performanya naik dari musim lalu.

Buktinya pada musim lalu, calon pemain naturalisasi Indonesia ini mencatatkan statistik tiga gol dan empat assist. Angka itu baik di musim ini, karena ia sukses membuat tiga gol dan tujuh assist di musim reguler.

Berkat catatan itu, Sandy Walsh menjadi salah satu bek sayap elite di Liga Belgia. Sebab, hanya ada satu pemain di bek sayap kanan atau kiri yang punya statistik lebih baik dari pemain berusia 27 tahun ini.

Ia adalah Sergio Gomez dari Anderlecht yang membuat lima gol serta 12 assist. Hal itu membuat Walsh menjadi bek sayap yang punya statistik gol dan assist terbanyak kedua di musim reguler Liga Belgia.

"Saya senang bisa melakukan ini di musim kedua saya bersama KV Mechelen. Saya berharap untuk menggandakan statistik dari musim lalu," ucap Sandy Walsh dikutip dari hln.be pada Rabu (13/4/2022).

Momen duel Jordi Amat dan Sandy Walsh di Liga Belgia. (Instagram/sandywalsh)
Momen duel Jordi Amat dan Sandy Walsh di Liga Belgia. (Instagram/sandywalsh)

Pemain berdarah Indonesia itu kemudian masih berhasrat untuk mencetak gol dan assist lagi. Sebab, timnya kini lolos ke playoff Eropa yang bakal memainkan tujuh pertandingan lagi.

Walsh kemudian membeberkan kunci suksesnya di KV Mechelen. Hal itu karena ia mendapatkan kepercayaan bermain di posisi terbaiknya, yaitu bek kanan.

Hal itu jauh berbeda ketika dirinya masih berseragam Zulte Waregem dan Genk. Ketika di sana, Walsh masih jadi pemain pilihan keenam dan kerap dimainkan di berbagai posisi, sehingga tak maksimal.

Namun, semua itu sudah menjadi kenangan bagi pemain berusia 27 tahun ini. Terpenting kini ia mendapatkan tempat utama dan akan fokus membantu KV Mechelen berjuang mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa musim mendatang.

Berita Terkait

Berita Terkini