Boladunia

Apesnya Essien di Madrid, Bikin Pesta Ulang Tahun yang Hadir Cuma 2 Orang

Essien saat itu merayakan ulang tahun ke-30.

Rauhanda Riyantama

Michael Essien saat berkostum Real Madrid. (DANI POZO / AFP)
Michael Essien saat berkostum Real Madrid. (DANI POZO / AFP)

Bolatimes.com - Michael Essien pernah merasakan berseragam Real Madrid pada tahun 2012. Dia didatangkan dengan status pinjaman dari Chelsea.

Kehadiran Essien di klub ibu kota Spanyol itu tidak terlepas dari peran Jose Mourinho di kursi pelatih. Keduanya memang dikenal dekat, terlebih Essien merupakan rekrutan penting Mourinho saat meracik Chelsea.

Perjalanan Essien bersama Real Madrid tidak terlalu buruk jika menilik statistik. Pemain asal Ghana tersebut bermain 35 kali dengan torehan 2 gol dan 1 assist di semua ajang.

Di luar lapangan, ada kisah apes yang dialami Essien selama berada di Madrid. Alkisah, menjelang hari ulang tahunnya ke-30 pada Desember 2012, ia mencoba mengundang semua pemain ke pesta ulang tahunnya.

Akan tetapi, dari semua pemain yang diundang itu, hanya dua sosok saja yang datang ke pesta ulang tahun Essien. Dua pemain itu hanya ada Luka Modric dan Ricardo Carvalho yang nampak berfoto dengan Essien.

Mengingat hubungan yang begitu dekat, Jose Mourinho ketika itu berang dan menyayangkan sikap mayoritas pemain Real Madrid dan mencoba membesarkan hati Michael Essien.

Michael Essien saat berduel dengan Lionel Messi. (JAVIER SORIANO / AFP)
Michael Essien saat berduel dengan Lionel Messi. (JAVIER SORIANO / AFP)

"Mourinho mengatakan bahwa Madrid adalah klub politik dengan faksi yang bertentangan dan menceritakan sebuah cerita tentang Essien yang mengundang rekan setimnya ke hari ulang tahunnya yang ke-30 tapi hanya beberapa muncul," tulis Rob Beasley di buku biografi Jose Mourinho yang berjudul "Jose Mourinho: Up Close and Personal."

"Dia harus menghibur Essien, mengatakan bahwa itu bukan masalah pribadi dan itu tak berarti para pemain tidak menyukainya tapi mereka hanya berkewajiban dengan diri mereka sendiri dan memiliki hal-hal yang lebih baik untuk dilakukan," lanjutnya.

Di musim 2012/13 itu sendiri, performa Real Madrid sebagai tim tak memuaskan. Mereka cuma finis kedua di Liga Spanyol, terhenti di semifinal Liga Champions, dan hanya jadi runner-up Copa del Rey.

Setelah menyelesaikan masa peminjamannya, Essien kembali ke Chelsea. Dia kemudian dipinjamkan ke AC Milan pada Januari 2014.

Setelah dari AC Milan, Michael Essien melanjutkan petualangannya ke Liga Yunani bersama Panathinaikos. Ia bahkan sempat melanjutkan kariernya di Liga Indonesia bersama Persib Bandung.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini