Liga spanyol 18 September 2026
Real Betis 1
Getafe 0
Liga spanyol 18 September 2026
Malaga 1
Villarreal 3
Liga spanyol 17 September 2026
Deportivo La Coruna 0
Sevilla 1
Liga spanyol 17 September 2026
Atletico Madrid 4
Osasuna 0
Liga spanyol 17 September 2026
Barcelona 7
Racing Santander 2
Liga spanyol 16 September 2026
Rayo Vallecano 2
Espanyol 1
Liga spanyol 16 September 2026
Alaves 0
Valencia 1
Liga spanyol 16 September 2026
Elche 2
Real Madrid 3
Liga indonesia 16 September 2026
Borneo FC 1
Dewa United 3
Liga italia 15 September 2026
Inter Milan 5
Udinese 3
Liga inggris 15 September 2026
Leeds United 4
Newcastle 1
Liga spanyol 15 September 2026
Villarreal 1
Real Betis 2
Liga italia 14 September 2026
Sassuolo 3
Juventus 2
Liga prancis 14 September 2026
Brest 0
PSG 1
Liga spanyol 14 September 2026
Real Sociedad 0
Atletico Madrid 3
Liga italia 14 September 2026
Como 2
Parma 1
Liga italia 14 September 2026
Torino 0
AS Roma 2
Liga italia 13 September 2026
Atalanta 1
Cagliari 2
Liga prancis 13 September 2026
Paris FC 0
Lyon 0
Liga prancis 13 September 2026
LE Havre 0
Angers 0
Liga prancis 13 September 2026
Auxerre 1
Nice 0
Liga prancis 13 September 2026
Lorient 2
Toulouse 2
Liga inggris 13 September 2026
Sunderland 0
Arsenal 2
Liga spanyol 13 September 2026
Real Madrid 4
Rayo Vallecano 1
Liga indonesia 13 September 2026
Persita 3
Java United 2
Liga indonesia 13 September 2026
PSM Makassar 3
Arema FC 3
Liga indonesia 13 September 2026
Persebaya Surabaya 1
PSIM Yogyakarta 0
Liga spanyol 13 September 2026
Celta Vigo 1
Malaga 1
Liga inggris 13 September 2026
Coventry 0
Brighton 5
Liga italia 13 September 2026
Lecce 3
Monza 2
Liga prancis 13 September 2026
Lille 2
Troyes 0
Liga jerman 13 September 2026
RB Leipzig 5
Hamburger SV 0
Liga spanyol 13 September 2026
Levante 2
Barcelona 4
Liga prancis 13 September 2026
Le Mans 2
Lens 2
Liga inggris 13 September 2026
Man United 0
Man City 1
Liga jerman 13 September 2026
SV Elversberg 1
Bayern Munchen 2
Liga italia 13 September 2026
Napoli 1
Bologna 0
Liga spanyol 13 September 2026
Getafe 1
Deportivo La Coruna 1

6 Kiper yang Pernah Masuk 3 Besar Ballon d'Or, Salah Satunya Juara

Deretan enam kiper ini nyaris meraih gelar Ballon d'Or.

Rauhanda Riyantama BolaTimes.com
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
6 Kiper yang Pernah Masuk 3 Besar Ballon d'Or, Salah Satunya Juara

6 Kiper yang Pernah Masuk 3 Besar Ballon d'Or, Salah Satunya Juara

bolatimes.com - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi selama beberapa tahun belakangan silih berganti menjadi pemain terbaik dunia alias Ballon d'Or. Tak mengherankan, sebab gol demi gol dan juara lahir dari aksi keduanya.

Selain penyerang, agaknya jarang ada yang melihat sosok kiper sebagai peraih gelar pemain terbaik dunia. Paling banter masuk nominasi dan itu juga amat jarang.

Namun demikian, ada sederet nama kiper yang masuk dalam daftar nominasi dan pernah menyabet gelarnya, meski hanya 1 pemain saja. Berikut rangkumannya.

1. Dino Zoff

Italia terkenal sejak dulu mampu melahirkan penjaga gawang berkualitas. Salah satunya adalah Zoff di tahun 1960an.

Pada musim 1973, Zoff yang bermain untuk Juventus masuk dalam daftar nominasi pemain terbaik. Saingannya juga cukup berat ketika itu, Johan Cruyff.

Untuk pencapaian, Zoff bisa dibilang istimewa hingga ia masuk dalam daftar nominasi. Ia hanya kebobolan 37 kali dalam 50 pertandingan.

Selain itu, Zoff juga 24 clean sheets. Secara total, Zoff meraih 9 trofi di level klub bersama Juventus. Bersama Timnas Italia Zoff tak kalah sukses, karena berhasil membawa Italia menjuarai Piala Eropa 1968 dan Piala Dunia 1982.

Tapi, Zoff hanya menempati posisi tiga besar. Seperti yang dikatakan sebelumnya, ia kalah dari Cruyff.

2. Ivo Viktor

Baca Juga: 5 Pesepak Bola yang Punya Gelar Sarjana, Ada Legenda Chelsea

Ada yang pernah mendengar namanya? Pada 1976 nama Viktor menggemparkan sepak bola Eropa.

Pasalnya, pada Piala Eropa edisi tahun tersebut, Victor sukses menjuarai Piala Eropa dan Viktor adalah salah satu bagian dari tim tersebut.

Pada akhir tahun, namanya masuk nominasi 3 calon pemain terbaik dunia. Hanya, pemain asal Ceko Slovakia itu gagal menempati urutan pertama karena kalah dari Franz Beckenbauer yang menjuarai Liga Champions bersama Bayern Munchen.

3. Oliver Kahn

Kahn tak bisa dimungkiri adalah salah satu talenta terbaik yang dimiliki Timnas Jerman. Pada 2001 dan 2002 mungkin adalah masa-masa terbaik buat kiper Bayern Muenchen ini.

Betapa tidak. Selama 2 musim beruntun, Kahn selalu masuk daftar nominasi tiga pemain terbaik dunia. Hanya, di musim 2001 ia kalah dari Michael Owen dan Raul Gonzalez di musim berikutnya.

Padahal, jika bicara prestasi, Kahn nyaris memiliki segalanya. Bersama Bayern Munchen, ia meraih 3 trofi, yaitu Bundesliga, Liga Champions, dan Piala Interkontinental.

4. Manuel Neuer

Cerita Neuer sama seperti Kahn. Pada 2014, penjaga gawang Bayern Muenchen ini masuk nominasi 3 pemain terbaik dunia.  Tapi, di akhir cerita, Neuer justru hanya menempati posisi ketiga.

Padahal, capaian Neuer adalah juara Piala Dunia 2014. Di hajatan 4 tahunan tersebut, dirinya juga menyabet penjaga gawang terbaik sepanjang turnamen.

Tapi, penilaian dijatuhkan dengan faktor lain. Cristiano Ronaldo yang ketika itu meraih Ballon d'Or dianggap lebih pantas karena meraih gelar Liga Champions beruntun selama 4 musim.

5. Gianluigi Buffon

Pada musim 2006, bisa dibilang adalah masa keemasan Buffon. Namanya bersinar saat membela panji Timnas Italia dengan menjuarai Piala Dunia 2006.

Namun, putusan berkata lain. Buffon yang masuk 3 pemain terbaik mesti kalah. Padahal, dalam turnamen, pemain Parma ini hanya kebobolan 2 gol.

Adalah kompatriotnya yang meraih gelar juara yakni Fabio Cannavaro. Ketika itu, eks pemain Inter dan Juventus itu dianggap pemain paling berpengaruh lantaran menjadi kapten tim.

6. Lev Yashin

Nama terakhir yang menjadi penutup adalah Yashin. Memang tak terlalu populer di masa sekarang karena dia adalah penjaga gawang Uni Soviet di edisi 1963.

Ketika itu, Yashin sukses membawa timnya Dynamo Moscow menjuarai Liga Uni Soviet. Sebelumnya, dia juga sukses membawa Uni Soviet menjuarai Piala Eropa.

Dan Yashin pula yang menjadi kiper satu-satunya yang meraih gelar juara Ballon d'Or. Itu terjadi saat dirinya menjuarai Liga Uni Soviet di edisi 1963.

×
Zoomed
TERKINI

MLSC 2026/2027 berekspansi ke tiga kota baru demi menjaring talenta muda pesepak bola putri Indonesia menuju ajang Piala...

boladunia | 15:11 WIB

Simak profil lengkap skuat Timor Leste yang akan menantang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Tim ini diperkuat paduan ...

boladunia | 12:49 WIB

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB