Boladunia

Kisah Keteguhan Iman El Shenawy, Kiper yang Bikin Bayern Munchen Frustasi

Kiper Al Ahly, Mohamed El Shenawy, pernah menolak penghargaan karena sponsornya dari produsen bir.

Irwan Febri Rialdi | Arif Budi Setyanto

Kiper Al Ahly, El Shenawy membuat penyelamatan di laga melawan Bayern Munchen pada Selasa (9/2/2021) dini hari WIB. (Karim JAAFAR / AFP)
Kiper Al Ahly, El Shenawy membuat penyelamatan di laga melawan Bayern Munchen pada Selasa (9/2/2021) dini hari WIB. (Karim JAAFAR / AFP)

Bolatimes.com - Kiper Al Ahly, Mohamed El Shenawy,  tampil gemilang saat timnya menghadapi Bayern Munchen di semifinal Piala Dunia Antarklub 2020 pada Selasa (9/2/2021) dini hari WIB. Hal itu membuat namanya menjadi sorotan para pecinta sepak bola.

Duel Al Ahly vs Bayern Munich yang tersaji di Stadion Ahmed bin Ali, Al Rayyan, Qatar itu berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Die Roten. Dua gol Bayern Munich diborong oleh Lewandowski.

Meski Al Ahly mengalami kekalahan, kipernya yang bernama El Shenawy mencuri perhatian karena tampil gemilang. El Shenawy sempat membuat Bayern Munchen frustasi karena penampilan apiknya.

Tercatat kiper berkebangsaan Mesir ini sukses membuat lima penyelematan. Sehingga menghindarkan Al Ahly dari kekalahan lebih dari dua gol saat menghadapi Bayern Munchen.

Jika menilik ke belakang, sosok El Shenawy ternyata merupakan pesepak bola muslim yang taat. Buktinya dia pernah menolak dinobatkan sebagai Man of The Match (MOTM) dalam laga di Piala Dunia 2018 silam, karena sponsor penghargaan itu adalah produsen bir.

Dilansir dari laporan Dailymail, momen itu terjadi saat Mesir bertanding melawan Uruguay di penyisihan grup Piala Dunia 2018 Rusia. Walau Mesir kalah dari Uruguay, El Shenawy tampil apik dan dinobatkan menjadi MOTM di akhir laga.

Saat itu, FIFA bekerja sama dengan produsen bir, Budweiser yang menjadi sponsor untuk penghargaan MOTM di Piala Dunia 2018. Kala itu, El Shenawy memperlihatkan keteguhan imannya dengan menolak penghargaan bergengsi karena minuman alkohol bertentangan dengan agama yang dianutnya.

Kiper Al Ahly, El Shenawy menolak penghargaan MOTM. (Twitter/@MarwanAhmed_KF)
Kiper Al Ahly, El Shenawy menolak penghargaan MOTM. (Twitter/@MarwanAhmed_KF)

Pasca laga, El Shenawy awalnya akan diberikan sebuah trofi bewarna merah yang dihiasi logo Piala Dunia serta sponsor penghargaan Budweiser. Saat akan diberikan, kiper yang kala itu berusia 29 tahun tersebut menolaknya dengan alasan bahwa dirinya bukan peminum alkohol.

Sementara itu, berkat kekalahan dari Bayern Munchen, Al Ahly akan bertemu juara Amerika Selatan Palmeiras, pada perebutan peringkat ketiga. Sedangkan Bayern Munchen akan menghadapi Tigres UANL di final Piala Dunia Antarklub 2020.

Berita Terkait

Berita Terkini