Boladunia

Jadi Buruan Tim Besar Eropa, Kai Havertz Diharapkan Setia pada Leverkusen

Kai Havertz santer dikabarkan jadi incaran Real Madrid hingga Bayern Munich.

Rauhanda Riyantama

Gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. (INA FASSBENDER / POOL / AFP)
Gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. (INA FASSBENDER / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Legenda Timnas Jerman yang kini menjabat Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Rudi Voeller, turut berkomentar soal Kai Havertz yang diyakini menjadi primadona di bursa transfer musim panas mendatang.

Havertz, gelandang serang andalan Leverkusen yang baru berusia 20 tahun, memang disebut-sebut menjadi incaran sederet klub top Eropa pada bursa transfer musim panas 2020.

Real Madrid, Manchester United, Liverpool, hingga Bayern Munich dikabarkan sangat meminati servis bintang muda Timnas Jerman itu.

Voeller, mantan penyerang Leverkusen yang kini juga bekerja untuk klub kenamaan Bundesliga itu pun berharap loyalitas dari seorang Havertz.

Ya, paling tidak Havertz bersedia membela panji Leverkusen setahun lagi pada musim 2020/2021 mendatang.

Sang gelandang serang sendiri sejatinya masih terikat kontrak bersama Die Werkself --julukan Leverkusen-- hingga musim panas 2022.

Gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. [Stuart FRANKLIN / POOL / AFP]
Gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz. [Stuart FRANKLIN / POOL / AFP]

"Jujur, saya selalu memiliki harapan bahwa dia (Havertz) loyal bersama klub ini (Leverkusen)," buka Voeller seperti dimuat Sky Sports.

"Sangat dimengerti jika seorang pemain ingin bermain di klub raksasa Eropa, tapi dia bisa menjadi andalan utama Leverkusen untuk waktu yang lama, untuk tahun-tahun ke depan. Dia penuh talenta dan kualitas," sambung sang legenda.

"Apa pun itu, setidaknya dia masih membela klub ini di musim mendatang. Itu harapan saya dan tentunya harapan semua orang di Leverkusen," ucap Voeller.

Well, seandainya Havertz memang hengkang dari Leverkusen, Voeller pun yakin sang pemain akan pergi dengan transfer bernilai tinggi.

"Itu tidak mengubah fakta bahwa dia telah menjadi pemain kelas dunia, itulah yang telah dia lakukan sebelumnya. Pada suatu titik, dia tentu akan pindah ke klub kelas dunia. Ya, mungkin kita harus menerimanya" tukas sosok yang turut membawa Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 itu pasrah.

Berita Terkait

Berita Terkini