Boladunia

Giroud Jarang Dimainkan Lampard, Pelatih Timnas Prancis Mencak-mencak

Giroud baru dua kali menjadi starter.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Pelatih Prancis, Didier Deschamps berbicaara saat konferensi pers di Saint Petersburg Stadium (9/7) [Gabriel Bouys/AFP]
Pelatih Prancis, Didier Deschamps berbicaara saat konferensi pers di Saint Petersburg Stadium (9/7) [Gabriel Bouys/AFP]

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mulai resah dengan kondisi Olivier Giroud di Chelsea. Ia mendesak The Blues untuk lebih sering menurunkan sang striker.

Giroud tidak menjadi pilihan utama Chelsea di awal musim 2019/2020. Sejauh ini, ia baru turun sebanyak lima pertandingan, tetapi baru sekali turun sebagai starter.

Frank Lampard selaku manajer Chelsea lebih senang menurunkan striker muda Tammy Abraham. Keputusan Lampard dibayar dengan baik oleh striker 22 tahun itu dengan torehan delapan gol.

Situasi itu mengkhawatirkan Deschamps. Sebab, Giroud merupakan striker andalan Timnas Prancis. Ia pun meminta baik-baik kepada Lampard agar memainkan Giroud lebih sering.

Permintaan itu dianggap sebagai permohonan balas budi, setelah Deschamps menuruti permintaan Frank Lampard beberapa waktu lalu ketika dilarang memanggil N'Golo Kante.

"Lampard meminta saya untuk tidak memanggil (N'Golo) Kante di jeda internasional terakhir. Jika memang masih sepert itu, maka saya akan meminta baik-baik kepadanya agar lebih sering memainkan Olivier Giroud," kata Deschamps, dikutip dari Sportskeeda.

Giroud merupakan striker andalan Timnas Prancis. Ia juga berstatus sebagai top skor Les Blues yang masih aktif, yakni dengan catatan 36 gol dari 93 caps.

Sebagai informasi, catatan itu mengalahkan nama-nama top seperti, Zinedine Zidane (31 gol) dan Karim Benzema (27). Ia hanya kalah dari Michel Olatini (41 gol) dan Thierry Henry (51 gol).

Berita Terkait

Berita Terkini