Boladunia

Olivier Giroud Turut Sedih Terkait Konflik antara Koscielny dan Arsenal

Giroud mengimbau media agar tidak menyudutkan Koscielny atas perselisihannya dengan Arsenal saat ini.

Rauhanda Riyantama

Bek Arsenal, Laurent Koscielny (kiri) mencoba merebut bola dari striker Chelsea, Olivier Giroud saat final Liga Europa. (Yuri KADOBNOV / AFP)
Bek Arsenal, Laurent Koscielny (kiri) mencoba merebut bola dari striker Chelsea, Olivier Giroud saat final Liga Europa. (Yuri KADOBNOV / AFP)

Bolatimes.com - Striker Chelsea, Olivier Giroud, ikut prihatin dengan perselisihan di Arsenal. Terutama konflik ini melibatkan pemain yang telah mengabdi lama untuk The Gunners, Laurent Koscielny.

Koscielny dan Arsenal sedang bersitegang, setelah pemain asal Prancis itu menolak untuk mengikuti tur pramusim ke Amerika Serikat. Penolakan itu disinyalir karena Koscielny ingin meminta ketegasan dari Arsenal mengenai masa depannya.

Arsenal urung mempanjang kontrak Koscielny yang akan segera habis pada Juni 2020. Pihak The Gunners dikabarkan masih ragu karena bek 33 tahun itu sempat absen lama karena cedera achilles.

Sementara Koscielny juga tidak ingin digantung. Ia siap mencari klub baru di bursa transfer musim panas 2019, jika Arsenal tidak menginginkan dirinya. Klub Prancis seperti Bordeaux dan Lyon pun dikabarkan siap menampung.

Sikap Koscielny sendiri memunculkan banyak kritik. Namun, Giroud sebagai mantan rekan setim menegaskan agar siapapun pihak yang tidak mengerti betul permasalahannya untuk bungkam.

Giroud yakin Koscielny adalah pesepak bola yang profesional. Terlebih, bek 33 tahun itu sudah sembilan musim merasakan suka dan duka di London Utara. Jadi, ia percaya Koscielny tidak sembarangan mengambil keputusan.

"Anda jangan membuat penilaian ketika Anda tidak mengetahui masalah sebenarnya. Saya sangat yakin kita tidak tahu situasi sebenarnya. Lolo itu sahabat saya. Saya mengenalnya selama 10-11 tahun. Kami bermain bersama di divisi kedua (Tours, Prancis)," kata Giroud kepada BBC.

"Dia sudah bermain untuk Arsenal selama sembilan tahun, dia sudah lama jadi kapten di sana, sangat dihormati, sangat profesional, selalu jadi contoh untuk pemain muda," lanjutnya.

"Saya merasa sangat sedih karena dia adalah orang hebat dan media ingin membuat namanya jelek. Saya tidak ada di klub, saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi satu yang pasti bahwa Lolo sangat sakit melihat apa yang terjadi dan dia orangnya emosional," tutup striker andalan Timnas Prancis tersebut.

Giroud dan Koscielny sudah bermain bersama sejak memperkuat tim kasta kedua Prancis, Tours, pada 2008/2009. Keduanya sempat terpisah ketika Koscielny direkrut Lorient, sedangkan Giroud masih bertahan.

Keduanya dipertemukan kembali ketika Giroud diboyong Arsenal pada musim 2012/2013. Ketika striker jangkung itu datang, Koscielny sudah lebih dulu berada di Arsenal sejak musim 2010/2011.

Kini, kedua pemain itu kembali berpisah setelah Giroud memutuskan bergabung Chelsea pada musim 2017/2018. Dementara Koscielny masih setia bersama Arsenal.

Berita Terkait

Berita Terkini