Bolaindonesia

Reaksi Berkelas Syauqi Saud soal Aksi Fair Play yang Tuai Pro Kontra

Syauqi Saud bahas soal aksi fair playnya yang jadi perhatian dunia.

Husna Rahmayunita

Flank timnas futsal Indonesia, Syauqi Saud. (Dok. AFC)
Flank timnas futsal Indonesia, Syauqi Saud. (Dok. AFC)

Bolatimes.com - Pemain Timnas Futsal Indonesia, Syauqi Saud sempat jadi perbincangan gara-gara aksi fair play saat lawan Jepang di Piala Asia Futsal 2022.

Syauqi Saud mendapat apresiasi dari warga dunia, tapi juga dikomentari sinis oleh sejumlah netizen Indonesia karena dianggap membung peluang emas bagi timnya usai memilih menolong lawan yang cedera.

Indonesia dibuat takluk oleh Jepang di perempat final Piala Asia Futsal dengan skor 2-3 dan otomatis gagal melaju ke babak berikutnya.

Syauqi Saud akhirnya angkat bicara mengenai aksi fair play yang dilakukannya saat menghadapi Jepang.

"Jadi saya ketika bermain sebagai profesional saya diajarkan untuk main fair play karena fair play itu nomor satu bagi saya," kata Syauqi Suad seperti dikutip dari video unggahan akun Twitter resmi AFC.

"Yang saya lihat momennya saat itu, saya mau dribbling untuk membuat skor, tapi saya lihat ketika posisi dua lawan satu, pemain Jepang terjatuh dan dia tidak bisa bangun sama sekali. Dia benar-benar sakit, jadi saya memilih menendang bola (keluar lapangan) sebagai bentuk fair play," sambungnya.

Pemain berusia 25 tahun tersebut mengaku akan melakukan fair play serupa jika dihadapkan dengan situasi yang sama seperti saat lawan Jepang.

"Saya akan melihat situasinya (dulu). Jika situasi sama, saya mungkin akan melakukannya. Tapi, ketika yang cedera ada di belakang dan saya tidak melihatnya, mungkin saya akan tetap membuat skor,"

"Kalau kemarin saat lawan Jepang, di depan saya teriak sakit. Makanya saya hentikan bola," pungkasnya.

Lebih lanjut Syauqi Saud menyampaikan terima kasih kepada penggemar yang telah memberikan dukungan kepadanya.

"Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan dukungan yang diberikan. Tetap dukung tim futsal Indonesia agar terus berkembang, maju ke depannya, lolos ke Piala Asia, dan Piala Dunia. Insyaallah," pungkas pemain Bintang Timur Surabaya itu.

Berita Terkait

Berita Terkini