Bolaindonesia

Reaksi Luis Milla usai Timnas Indonesia U-23 Asuhan Shin Tae-yong Dihajar Vietnam 0-3

Luis Milla memberikan komentar usai Timnas Indonesia U-23 kalah 0-3 dari Vietnam

Irwan Febri Rialdi | Arif Budi Setyanto

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla (PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla (PSSI)

Bolatimes.com - Mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, buka suara usai Timnas Indonesia U-23 tumbang dari Vietnam dalam pertandingan SEA Games 2021. Dia pun memberikan semangat.

Timnas Indonesia U-23 mengawali perjalanan yang kurang baik di SEA Games 2021. Sebab, skuad Garuda Muda kalah telak dari tim tuan rumah, Vietnam dengan skor 3-0.

Setelah kekalahan itu, banyak yang menyebut timnas Indonesia U-23 masih punya banyak kelemahan. Misalnya pelatih Vietnam, Park Hang-seo yang menyoroti stamina anak asuh Shin Tae-yong.

Park Hang-seo mengatakan stamina pemain timnas Indonesia U-23 ini lemah. Pasalnya, mereka dinilai hanya mampu bermain selama 60 menit saja.

"Setelah 60 menit, saya melihat penurunan fisik Indonesia. Jadi selama istirahat saya meminta para pemain untuk terus mempertahankan tekanan yang sama seperti babak pertama," ucap Park Hang-seo dikutip dari VN Express pada Sabtu (7/5/2022).

Kendati demikian, banyak pihak yang menilai skuad Garuda mampu bangkit. Bahkan mantan pelatih timnas Indoensia, Luis Milla percaya bahwa Marc Klok dkk bisa menunjukkan kekuatan.

Melalui akun Instagram, Luis Milla memberikan motivasi kepada para pemain bahwa mereka masih punya kekuatan untuk bangkit di sisa laga.

Luis Milla dukung dan beri motivasi untuk timnas Indonesia U-23. (Instagram/luismillacoach)
Luis Milla dukung dan beri motivasi untuk timnas Indonesia U-23. (Instagram/luismillacoach)

"Banyak kekuatan dan dorongan untuk SEA Games @PSSI. Saatnya bangkit dan move on," tulis Luis Milla dalam narasi postingannya itu.

Adapun Shin Tae-yong sendiri masih optimis menatap tiga laga yang akan dijalani timnas Indonesia U-23 di fase grup. Apalagi, skuad Garuda Muda akan ketambahan amunisi baru dalam diri Asnawi Mangkualam dan Elkan Baggott.

Berita Terkait

Berita Terkini