DATA BELUM TERSEDIA

APPI Minta PSSI Tak Cuma Hukum Pemain, tapi Cari Dalang Pengaturan Skor

PSSI sudah resmi menghukum enam pemain yang terlibat pengaturan skor

Irwan Febri BolaTimes.com
Jum'at, 05 November 2021 | 18:29 WIB
APPI Minta PSSI Tak Cuma Hukum Pemain, tapi Cari Dalang Pengaturan Skor

APPI Minta PSSI Tak Cuma Hukum Pemain, tapi Cari Dalang Pengaturan Skor

bolatimes.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kepada PSSI mengusut tuntas kasus percobaan pengaturan skor yang melibatkan lima eks pemain Perserang Serang di Liga 2 2021. Mereka ingin PSSI bertindak lebih jauh.

Beberapa waktu lalu, lima pemain Perserang Serang dan satu pilar Persic Cilegon telah diputuskan bersalah oleh Komdis PSSI karena terlibat dalam kasus percobaan pengaturan skor.

Mereka pun disanksi oleh Komdis PSSI beraneka ragam. Yang terberat yakni larangan beraktivitas dalam kegiatan sepakbola di bawah naungan PSSI dan masuk area stadion selama 60 bulan.

APPI meyakini kasus ini tidak hanya melibatkan pemain. Oleh karena itu, APPI meminta PSSI juga menyelidiki kasus pengaturan skor lebih mendalam sehingga pihak luar yang terlibat bisa diberikan hukuman.

"APPI meminta PSSI bertindak secara adil dengan tidak hanya memberikan hukuman kepada para pesepak bola yang terlibat," tulis APPI dalam rilisnya, Jumat (5/11/2021).

"Namun juga bagi pihak lain yang terkait jika terdapat indikasi dan penemuan bukti akan keterlibatan mereka dalam praktik pengaturan skor, serta bekerja sama dengan aparat yang berwenang untuk mengungkap lebih dalam kasus ini," sambungnya.

Dengan terungkapnya kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 2021, APPI tidak hanya berdiam diri. APPI akan terus melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pesepakbola yang terbukti bersalah.

"APPI juga dalam proses pelaporan kasus pengaturan skor tersebut kepada FIFPRO melalui Red-Button yang juga terafiliasi dengan pihak Interpol," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing menjelaskan kasus Perserang ini terus dilakukan. PSSI mengaku kesulitan menelusurinya lebih jauh karena pihak luar yang menghubungi eks penggawa Perserang menggunakan private number sehingga tak dikenali.

Oleh sebab itu, Komdis PSSI akan menyerahkan kasus ini kepada kepolisian. Namun, belum diketahui kapan laporan resmi Komdis PSSI diberikan ke kepolisian.

Baca Juga: Lapangan Sepak Bola Masa Kecilnya Dirampas, Asnawi Mangkualam Murka

(Suara.com/Arief Apriadi)

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB