Bolaindonesia

Boaz Solossa Tidak Pernah Main di Luar Negeri, Bek Persija Ini Heran

Boaz padahal memiliki kemampuan yang mumpuni.

Rauhanda Riyantama

Boaz Solossa (instagram)
Boaz Solossa (instagram)

Bolatimes.com - Bek Persija Jakarta Otavio Dutra menyayangkan Boaz Solossa yang tidak pernah bermain di luar negeri. Menurutnya, striker Persipura Jayapura itu memiliki kemampuan yang sempurna.

Hal tersebut diungkap Dutra saat menyebut starting XI terbaik pilihannya. Di mana pemain asal Brasil tersebut menempatkan Boaz di lini sayap bersama dengan Riko Simanjuntak.

Dutra dan Boaz memang pernah bersama dalam satu tim, yaitu di Persipura Jayapura saat musim 2012.

"Boaz pastinya sangat istimewa semua dia punya. Mungkin yang saya sayangkan dia tidak bermain di luar negeri," kata Dutra dikutip dari YouTube Persija Jakarta.

"Sedangkan Riko memiliki grafik permainan yang bagus. Punya kualitas individu yang bagus serta agresif sebagai pemain sayap," tambah pemain naturalisasi itu.

Pemain Persija Otavio Dutra saat memberikan keterangan kepada media usai latihan di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Senin (9/3/2020). [Suara.com/Adie Prasetyo]
Pemain Persija Otavio Dutra saat memberikan keterangan kepada media usai latihan di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Senin (9/3/2020). [Suara.com/Adie Prasetyo]

 

Selain Boaz dan Riko, ada beberapa pemain lain pilihan eks Bhayangkara FC. Seperti penjaga gawang yang diisi oleh Yoo Jae-hoon, sementara bek tengah ia menempatkan dirinya sendiri bersama dengan Bio Paulin.

Adapun bek sayap sang pemain memilih Rizki Pora dan Tinus Pae. Kemudian tiga gelandang pilihannya adalah Lim Jun Sik, Paulo Sergio, dan Evan Dimas.

"Tiga gelandang pilihan saya memiliki karakter dan kualitas individu yang baik. Seperti Evan misalnya sebagai gelandang dia juga lengkap, punya mobilitas bagus ditambah penempatan umpannya juga sangat akurat. Apalagi dengan ketiganya saya juga pernah meraih juara," tambahnya.

Di posisi target man, Dutra mengaku kesulitan memilih pemain utama. Pasalnya, ada tiga nama yang ia jagokan, yakni Alberto Goncalves, David da Silva, dan Marko Simic.

Sedangkan untuk pelatih Dutra memilih Simon McMenemy di posisi pelatih asing. Sedangkan juru racik lokal pemain berusia 37 tahun itu memilih Joko Susilo.

Berita Terkait

Berita Terkini