Bolaindonesia

Jelang Liga 1 2019 Bergulir, PSSI Cabut Sanksi Bobotoh dan Dirigen Aremania

Keputusan tersebut diambil usai dilakukan evaluasi terhadap putusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Rauhanda Riyantama

Bobotoh. (Sumber: Simamaung.com)
Bobotoh. (Sumber: Simamaung.com)

Bolatimes.com - Di sela-sela menyambut Liga 1 2019, suporter Persib Bandung atau sering disapa Bobotoh nampaknya bisa bernapas lega. Pasalnya, PSSI telah mencabut sanksi bagi mereka setelah mengevaluasi putusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. 

Sebelumnya, Bobotoh dilarang masuk ke stadion saat laga kandang hingga tengah musim Liga 1 2019. Selain itu, Persib juga dihukum menggelar pertandingan kandang di luar pulau Jawa.

Sanksi tersebut dijatuhkan Komdis PSSI sebagai buntut dari insiden tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. Haringga tewas setelah dikeroyok oleh Bobotoh saat Persib menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 23 September 2018.

Kini, Bobotoh bisa kembali menyaksikan tim kesayangannya berlaga di Liga 1 2019 menyusul Surat Keputusan yang dikeluarkan Exco.

Seorang tersangka memperagakan tindakannya saat rekonstruksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum bobotoh terhadap seorang suporter Persija, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/9). Rekontruksi tersebut dilakukan ‎untuk mendapatkan gambaran jelas tentang terjadinya tindak pidana pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa Haringga Sirla tersebut, serta untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Seorang tersangka memperagakan tindakannya saat rekonstruksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum bobotoh terhadap seorang suporter Persija, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/9). Rekontruksi tersebut dilakukan ‎untuk mendapatkan gambaran jelas tentang terjadinya tindak pidana pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa Haringga Sirla tersebut, serta untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

 

Tidak hanya itu, PSSI juga memutuskan mencabut hukuman larangan seumur hidup masuk stadion untuk dirigen Aremania, Yuli Sumpil dan Fany. Keduanya kini kembali diizinkan masuk ke stadion.

Satu SK lainnya terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda. PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kepada klub sebagai dukungan finansial dalam program edukasi supporter (fans management) yang harus dilakukan oleh klub.

Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)
Dirigen Aremania Yuli Sumpil disanksi PSSI seumur hidup tidak boleh masuk stadion. (Foto: beritajatim.com)

 

"Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi suporter oleh klub," kata sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, seperti dikutip dari Suara.com.

Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini