Boladunia

Diduga Terlibat dalam Agresi Militer Rusia, Federasi Ukraina Minta FIFA Coret Iran dari Piala Dunia 2023

"Pimpinan Iran akan bersenang-senang menonton tim nasional mereka bermain di Piala Dunia, Ukraina akan dibunuh oleh drone Iran dan rudal Iran," bunyi pernyataan Federasi Ukraina.

Irwan Febri Rialdi

Para pemain Timnas Iran melakukan selebrasi usai lolos ke Piala Dunia 2022. (ATTA KENARE / AFP)
Para pemain Timnas Iran melakukan selebrasi usai lolos ke Piala Dunia 2022. (ATTA KENARE / AFP)

Bolatimes.com - Federasi Sepak Bola Ukraina resmi bersurat FIFA, meminta Iran agar dicoret dari Piala Dunia 2022 Qatar. Penyebabnya, Iran diduga memasok senjata ke Rusia untuk menyerang Ukraina.

Ukraina dan Rusia dilanda perang. Rusia memborbardir Ukraina.

Sementara kekinian, Iran telah ditarik ke Grup B untuk petualangan mereka di Qatar. Iran akan berhadapan dengan Inggris, Wales, dan Amerika Serikat.

Tim Timur Tengah akan memulai kampanye Piala Dunia mereka melawan Inggris di Stadion Internasional Khalifa, Doha.

Dikutip dari Daily Mail, jika FIFA turuti Ukraina, maka Inggris, Wales, dan Amerika Serikat akan menang WO. Sebab pertandingan sudah dijadwalkan.

"Dengan mempertimbangkan resolusi dewan keamanan PBB 22.31 tentang pengenaan sanksi terhadap Iran, dan dugaan keterlibatan Iran dalam agresi militer Federasi Rusia terhadap Ukraina," begitu kata FA Ukraina.

"Kami mengajukan banding ke FIFA dengan proposal untuk mempertimbangkan mengecualikan tim nasional Iran dari Piala Dunia FIFA 2022."

"Sementara kepemimpinan Iran akan bersenang-senang menonton tim nasional mereka bermain di Piala Dunia, Ukraina akan dibunuh oleh drone Iran dan rudal Iran."

“Hampir 250 drone semacam itu telah menyerang kota-kota damai di Ukraina. Masing-masing diproduksi dan dikirim oleh otoritas Iran.

"Instruktur Iran dan militer secara langsung melatih dan mengelola peluncuran pesawat tak berawak yang menghancurkan rumah, museum, universitas, kantor, lapangan olahraga dan taman bermain, dan yang paling penting, membunuh warga Ukraina, termasuk anak-anak - anak-anak yang juga bermimpi melihat tim nasional mereka di Piala Dunia."

"Klub Sepak Bola Shakhtar menyerukan FIFA dan seluruh komunitas internasional untuk segera melarang tim nasional Iran bermain di Piala Dunia karena partisipasi langsung negara itu dalam serangan teroris terhadap Ukraina."

Banding Ukraina datang hanya beberapa hari setelah CEO Shakhtar Donetsk Sergei Palkin mengajukan petisi agar Ukraina menggantikan Iran di Piala Dunia.

(Suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Berita Terkait

Berita Terkini