Boladunia

Beda dengan Indonesia, Mesut Ozil Justru Ditolak Klub Elite Malaysia

Ozil tak dilirik klub negara tetangga.

Husna Rahmayunita

Mesut Ozil berseragam Fenerbahce. (Kenan Asyali / POOL / AFP)
Mesut Ozil berseragam Fenerbahce. (Kenan Asyali / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Pemilik klub Malaysia Johor Darul Ta'zim (JDT) Tunku Ismail Sultan Ibrahim terang-terangan tak tertarik mendatangkan Mesut Ozil.

Beda dengan klub- klub Indonesia, JDT enggan merekrut mantan pemain Arsenal serta Real Madrid tersebut.

Tunku Ismail berprinsip, JDT ingin memboyong pemain yang benar-benar memiliki komitmen dengan klub, tak hanya menang tenar.

"Tidak ada superstar di JDT. Kami ingin pemain yang memberikan komitmen tinggi, sanggup habis-habisan antara satu dengan yang lain dan komitmen bertahan serta menyerang sebagai satu tim," ungkapnya dalam konferensi pers, Selasa (21/9/2022).

"Kami tidak ingin ada nama besar lain di JDT. Saya ingin hasil dan kesuksesan bukan popularitas. Untuk sukses kami butuh pemain yang bisa memberikan 100 persen," sambungnya.

Mesut Ozil sempat dikaitkan dengan JDT, setelah eks Timnas Jerman itu dikabarkan tak mendapat menit bermain yang layak di klub barunya Istanbul Basksehir.

Namun, bos JDT secara gamblang menyebut Mesut Ozil tak masuk dalam perencanaannya sejauh ini.

"Jadi untuk Mesut Ozil, tidak pernah ada dalam rencana saya, karena kalau dia bagus, kenapa tidak ada satu klub yang ambil dia? Mungkin ada masalah pribadi, mungkin juga karena sikap," sambungnya.

Lebih lanjut, Tunku Ismail turut mempertanyakan mengapa Mesut Ozil tak diminati banyak klub. Menurutnya, tentu ada alasan mendasar di baliknya.

"Sata tak mau berburuk sangka, karena saya pun tak mengenalnya. Tapi ini adalah faktor di mana kami harus membuat penilaian, kenapa tidak ada tim inginkan dia," tutur Tunku Ismail.

Sebelumnya, Mesut Ozil sempat dikaitkan dengan sejumlah klub Liga 1 mulai dari RANS Nusantara FC hingga Bali United.

Kedatangannya di Indonesia pada Mei 2022 pun menarik atensi. Tetapi, pemain berusia 33 tersebut menegaskan untuk bertahan di Turki.

Setelah kontraknya diputus oleh raksasa sepak bola Turki, Fenerbahce, ia lantas merapat ke Istanbul Basaksehir, klub Turki.

Berita Terkait

Berita Terkini