Boladunia

Video Ganasnya Stadion Markas Timnas Bolivia yang Terletak di Ketinggian, Dijuluki Neraka bagi Pesepak Bola

Menarik dibahas stadion markas Timnas Bolovia yang dikabarkan bakal jadi lawan Indonesia di FIFA Matchday.

Rauhanda Riyantama

Stadion Hernando Siles, markas Timnas Bolivia. (AFP)
Stadion Hernando Siles, markas Timnas Bolivia. (AFP)

Bolatimes.com - Timnas Bolivia dikabarkan bakal jadi lawan Indonesia di FIFA Matchdaya pada September mendatang. Salah satu yang menarik dibahas tentang Bolivia adalah stadion mereka yang terletak di ketinggian hingga dijuluki neraka buat pesepak bola.

Kabar Timnas Bolivia jadi calon lawan Timnas Indonesia disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Ia memberi klub bahwa calon lawan skuat Garuda berasal Amerika Latin yang rankingnya di bawa 100 sampai 80.

"Salah satu negara Amerika Latin yang pasti. Menurut rencana mainnya di Indonesia. Saya meminta (calon lawan) ranking-nya di bawah 100. Ya 100 sampai 80 lah,” kata Iriawan dilansir dari Suara.com.

Dari penuturan Ketum PSSI itu, menilik dari rangking FIFA peringkat 80 sampai 100, maka satu-satunya negara asal Amerika Latin yang memenuhi kriteria ialah Bolivia.

Sebab, berdasarkan peringkat FIFA yang telah dirilis pada 23 Juni lalu, timnas Bolivia berada di ranking ke-81.

Bolivia tentu menjadi lawan yang sangat tangguh untuk Timnas Indonesia. Apalagi jika timnas kita berani untuk melawan Bolivia di stadion milik mereka yang disebut sebagai neraka untuk pesepak bola, Stadion Hernando Siles.

Stadion Hernando Siles, Neraka untuk Lionel Messi dkk

Pada 01 April 2009, Timnas Argentina yang kala itu dilatih oleh Diego Maradona bersiap untuk menjalani laga tandang di babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.

Maradona yang biasanya sesumbar timnya akan mampu meraih hasil bagus untuk laga kali ini memilih untuk menyimpan kata-katanya.

 

Hal ini lantaran Argentina bakal melawan Bolivia di Stadion Hernando Siles. Jauh-jauh hari keberadaan stadion ini sebagai markas Timnas Bolivia sudah dikritik oleh banyak pihak.

Stadion Hernando Siles akan menjadi 'neraka' bagi para pemain. Bagaimana tidak, stadion yang dibangun pada 1931 tersebut memiliki ketinggian 3637 meter di atas permukaan laut.

FIFA sebenarnya sudah sempat mengeluarkan aturan terkait hal ini pada 2007. FIFA saat itu melarang negara menggunakan stadion yang memiliki ketinggian di atas 2500 meter di atas permukaan laut untuk menggelar pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia.

Bagi Bolivia dan sejumlah negara yang memiliki stadion di atas 2500 meter di atas permukaan laut kondisi tersebut bisa jadi cara paling ampuh untuk membuat permainan tim lawan jadi berantakan. Faktanya memang beberapa tim yang menjajal Bolivia di stadion ini harus menerima kekalahan pahit.

Begitu juga dengan skuat Tim Tango pada April 2009 tersebut. Argentina merasakan kekalahan terbesar mereka atas Bolivia semenjak kedua bertanding sejak 1926, Lionel Messi cs kala itu dihantam 1-6. Dari segi permainan, Argentina memang sangat kedodoran meladeni Bolivia.

 

Para pemain Argentina seperti 'kehabisan nafas' untuk bisa mengatur skema serangan. Konsentrasi para pemain terpecah, umpan-umpan berjalan tak semestinya, sementara para pemain Bolivia terlihat nyaman bertanding.

Umpan satu dua antar pemain Bolivia terjalin dengan sempurna, adu sprint antar pemain Bolivia dengan Argentina di sektor sayap pun sukses dimenangkan oleh tim yang kala itu dilatih oleh Erwin Sanchez.

2017, Argentina kembali melawat ke stadion ini, hasilnya tetap saja minor meski gol yang tercipta lebih sedikit. Argentina kalah dua gol tanpa balas pada 28 Maret 2017.

Bagi orang Bolivia, Stadion Hernando Siles merupakan senjatan mematikan untuk timnas mereka mengalahkan para tim tamu. Nama stadion ini sendiri diambil dari mendiang Presiden Bolivia yang ke-31, ayah dari sang arsitek Emilio Villanueva, Jose Gabino Villanueva memiliki kedekatan tersendiri memang dengan Siles saat masih menjabat sebagai presiden.

Keindahan Stadion Hernando Siles

Sebagai negara yang terletak di dataran tinggi, pemilihan lokasi Stadion Hernando Siles tentu bukan karena faktor kesengajaan untuk membuat tim lawan menjadi kalah.

Bagi suporter Bolivia, ketinggai stadion yang mencapai 3637 meter di atas permukaan laut adalah hal biasa, pasalnya tempat tinggal mereka pun rata-rata memiliki ketinggian 3000 meter di atas permukaan laut.

Untuk bisa mencapai stadion ini, para turis tinggal menyusuri jalan sepanjang 1,5 km dari Plaza Mayor, salah satu pusat bersejarah di kota La Paz menuju kawasan Miraflores. Sepanjang jalan menyusuri kawasan Miraflores, para turis akan disajikan pemandangan indah kawasan pegunungan Andez yang terkenal.

Selain itu sepanjang jalan menuju kawasan Miraflores yang jadi lokasi Stadion Hernando Siles, para turis akan dimanjakan dengan banyaknya tempat-tempat hiburan malam serta restoran yang siap menyajikan berbagi makanan khas orang Bolivia seperti chuno (sejenis kentang beku) atau chicharron (daging babi kering) yang disajikan bir jagung atau chicha.

(Galih Prasetyo)

Berita Terkait

Berita Terkini