Boladunia

Kisah Sukses Sardar Azmoun, Jebolan Piala AFF U-19 yang Jadi Salah Satu Pemain Termahal di Asia

Meski membela Timnas Iran, Sardar Azmoun sempat tampil di Piala AFF U-19 2012.

Rauhanda Riyantama

Penyerang Iran, Sardar Azmoun. (Sumber: Instagram/@sardar_azmoun).
Penyerang Iran, Sardar Azmoun. (Sumber: Instagram/@sardar_azmoun).

Bolatimes.com - Striker Timnas Iran, Sardar Azmoun muncul sebagai pemain Asia termahal ketiga. Menariknya, ia  dan salah satu jebolan Piala AFF U-19.

Meski berstatus sebagai pemain timnas Iran, namun Sardar Azmoun pernah merasakan bagaimana kompetisi tertinggi tim-tim Asia Tenggara di Piala AFF.

Mengapa demikian? hal ini tak lepas dari kebijakan AFF yang sempat mengundang tim-tim dari lua Asia Tenggara.

Seperti China, Iran, Jepang, Korea Selatan, Maladewa, Uzbekistan hingga Qatar pernah ambil bagian dari Piala AFF U-19.

Iran pernah ambil bagian di kompetisi ini pada 2012, bersama Uzbekistan, Australia dan Vietnam, saat itu sistem turnamen menggunakan round robin.

Iran dan Uzbekistan bahkan sukses mengakhiri fase grup di peringkat pertama dan kedua, hasil ini membawa keduanya berjumpa di parta puncak.

Hingga Iran sukses memetik kemenangan dengan skr 2-1, Sardar Azmoun dan Alireza Jahanbakhsh keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan 4 gol.

Sardar Azmoun kini sudah berusia 27 tahun, ia sempat bermain untuk beberapa tim top Eropa, khususnya Rusia.

Di antaranya FK Rostov, Rubin Kazan dan Zenit St Petersburg, Sardar juga sudah mengoleksi 21 penampilan di Liga Champions dengan koleksi 6 gol.

Pada 2022, Sardar Azmoun hengkang ke Bayer Leverkusen dari Zenit akibat hukuman yang dijatuhkan FIFA terhadap Rusia.

Di musim 2021-2022, Sardar baru mencetak satu gol setelah bergabung di tengah musim, selain itu ia juga mencetak satu assist dari 11 laga.

Dilansir dari laman resmi Transfermarkt, Sardar memiliki banderol sekitar 22 juta euro atau berada di kisaran Rp342 miliar.

Ia berada di tempat ketiga pemain termahal Asia di bawah Takehiro Tomiyasu (25 juta euro) dan Son Heung-min (75 juta euro).

Kontributor: Eko Isdiyanto

Berita Terkait

Berita Terkini