Boladunia

Dinilai Suka Ikut Campur hingga Jor-joran, Madam Pang Diminta Mundur dari Timnas Thailand

Madam Pang didesak tinggalkan Timnas Thailand.

Husna Rahmayunita

Manajer Timnas Thailand, Nualphan Lamsam alias Madam Pang. (Instagram/@panglamsam)
Manajer Timnas Thailand, Nualphan Lamsam alias Madam Pang. (Instagram/@panglamsam)

Bolatimes.com - Manajer Timnas Thailand Nualphan Lamsam alias Madam Pang diminta mundur dari jabatannya menyusul perfoma tim yang merosot belakangan ini.

Desakan ini muncul selepas Timnas Thailand U-23 gagal melaju ke perempat final Piala Asia U-23 2022 usai kalah tipis dari Korea Selatan.

Seorang penulis Thailand menyarankan agar Madam Pang mundur dari kursi manajer Tim Gajah Putih. Wanita berusia 56 tahun tersebut dinilai andil dalam kekalahan Timnas Thailand U-23.

Tak hanya itu, ada beberapa alasan yang membuat Madam Pang layak melepas jabatannya. Salah satunya, karena dia dianggap terlalu mengintervensi urusan profesional Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).

Dia disebut ikut campur dalam pemilihan pelatih dan pemain. Contohnya [pda SEA Games 2021, tetiba Alexandre Polking ditunjuk memimpin Timnas Thailand U-23 yang sebelumnya ditangani oleh Worrawoot Srimaka.

Lantaran Alexandre Polking gagal mengantarkan tim meraih juara, Worrawoot Srimaka kemudian dipercaya kembali melatih Thailand U-23.

Keputusan yang terkesan cepat berubah-ubah ini, dianggap justru menyulitkan pemain Thailand untuk beradaptasi.

"(Madam Pang) mundur saja. Biarkan Presiden Federasi Sepak Bola Thailand menangani semuanya sendiri," kata penulis B.Bangpakong seperti dikutip dari Soha.vn, Kamis (23/8/2022).

Selain itu, Madam Pang juga disebut terlalu menghambur-hamburkan uang untuk tim karena kerap memberikan bonus kepada pemain. Kebiasan Madam Pang tersebut dinilai mubazir dan justru menghambat kinerja FAT.

"(Madam Pang) juga buang-buang uang. Mengunnakan uang untuk menyemangati pemain hanyalah pemborosan, sedangkan yang terpenting adalah hasil dan kemajuan tim masih belum positif," imbuhnya.

"Madam pang harus mengundurkan diri, melepas tekanan dan kembali memusatkan perhatian pada klub yang dibela untuk kembali mendapatkan kejayaannya. Biarkan masalah profesional ditangani oleh FAT," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini