Boladunia

Komentar Pedas Safee Sali usai Malaysia Kalah: Lebih Baik Mundur Ketimbang Memalukan

Safee Sali murka Malaysia terdepak dari Piala AFF U-23 2022.

Husna Rahmayunita

Legenda Malaysia, Safee Sali remehkan timnas Indonesia di Piala AFF. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN
MOHD RASFAN / AFP)
Legenda Malaysia, Safee Sali remehkan timnas Indonesia di Piala AFF. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN MOHD RASFAN / AFP)

Bolatimes.com - Kekalahan telak Malaysia atas Laos di Piala AFF U-23 2022 memancing tanggapan mantan striker Harimau Malaya, Safee Sali.

Safee Sali kecewa berat dengan hasil buruk Timnas Malaysia di Piala AFF U-23 2022. Ia sudah berharap Harimau meraih kemenangan.

Apalagi, lawan terberat yakni sang juara bertahan Timnas Indonesia mengundurkan diri dari kejuaraan. Ia merasa, jika hal itu menjadi peluang bagus bagi Malaysia.

Namun sayangnya, Malaysia justru kalah dari tim yang dinilai tak potensial yakni Laos dengan skor telah 4-1 dari dua pertandingan.

"Kecewa, geram karena melihat hasil yang memalukan bagi saya karena dengan Laos 2-0. Kita mengharapkan keajaiban, kebangkitan tapi kita dikejutkan dengan hasil ini," ujar Saffe Sali dalam saat diwawancara Astro Arena seperti dikutip Selasa (22/2/2022).

Timnas Malaysia vs Laos di Piala AFF U-23 2022, Jumat (19/2/2022). (dok.aseanfootball.org)
Timnas Malaysia vs Laos di Piala AFF U-23 2022, Jumat (19/2/2022). (dok.aseanfootball.org)

Ia menegaskan, ketidaklengkapan skuad karena sejumlah pemain positif Covid-19 tak layak dijadikan alasan performa buruk Malaysia. Sebab, menurutnya, semua tim menghadapi masalah yang sama.

"Ketidaklengkapan pemain hanya alasan. Kita tengok Laos juga diterpa Covid-19. Kenapa kita tak bisa tampil bagus, itu masalahnya," imbuhnya.

Saking kecewanya dengan kekalahan Malaysia, Safee Sali berujar lebih baik mengundurkan diri, ketimbang kalah memalukan.

"Saya rasa lebih baik Malaysia U-23 menarik diri daripada mengalami kekalahan memalukan seperti ini,"  kata dia.

"(Sudah) Tidak ada Indonesia, kita hanya mengharapkan melawan Laos. Itu pasti kita dapat poin. Lalu kalah itu seperti ditimpuk batu ke muka," pungkas mantan pemain Selangor FC tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini