Boladunia

10 Pesepak Bola yang Punya Trik Andalan, dari Messi hingga Coutinho

Messi terkenal dengan trik andalannya bernama 1 on 1 Trick.

Rauhanda Riyantama

Aksi Lionel Messi saat PSG tumbang di kandang Manchester City dalam lanjutan Liga Champions. (PAUL ELLIS / AFP)
Aksi Lionel Messi saat PSG tumbang di kandang Manchester City dalam lanjutan Liga Champions. (PAUL ELLIS / AFP)

Bolatimes.com - Para pesepak bola biasanya memiliki gerakan khusus yang biasa memanjakan mata para penikmatnya. Berikut kami sajikan sederet trik andalan para pesepak bola dunia saat ini.

Sepak bola bukan hanya perkara gol maupun assist. Biasanya, olahraga si kulit bundar ini menghadirkan hiburan dengan beragam trik maupun gerakan para pelakunya.

Penikmat sepak bola tentu tak asing lagi dengan Cruyff Turn. Gerakan ini dipopulerkan oleh legenda sepak bola Belanda, Johan Cruyff.

Gerakan ini pertama kali dipopulerkan oleh Johan Cruyff saat Belanda berhadapan dengan Swedia di Piala Dunia 1974. Gerakannya pun cukup simpel yakni mengelabui lawan dengan mengontrol bola ke arah berlawanan dari lawan yang dihadapi.

Trik ini pun menjadi populer dan banyak dilakukan para pemain dengan kemampuan dribel di atas rata-rata, seperti Eden Hazard, Neymar, dan juga Cristiano Ronaldo saat muda.

Selain Johan Cruyff yang punya Signature Move atau gerakan khas, beberapa pemain  aktif saat ini juga memiliki gerakan-gerakan khas yang mampu membuat penikmat sepak bola takjub.

Lantas, siapa saja pemain saat ini yang punya gerakan khas? Berikut daftarnya.

1. Lionel Messi: 1 on 1 Trick

Lionel Messi punya ciri khas yang sulit diikuti pemain lainnya, yakni menggiring bola melewati satu per satu pemain lawan dengan mudah.

Cara Messi menggiring tak mengandalkan skill, melainkan ketepatan atau Timing dan kemampuan dalam mempertahankan keseimbangan. Tak heran jika dirinya kerap menciptakan gol secara mudah dengan melewati beberapa pemain.

2. Cristiano Ronaldo: Chop

Aksi Cristiano Ronaldo saat Manchester United mengalahkan Burnley 3-1. (OLI SCARFF / AFP)
Aksi Cristiano Ronaldo saat Manchester United mengalahkan Burnley 3-1. (OLI SCARFF / AFP)

Teknik Chop kerap dipertontonkan Cristiano Ronaldo saat menggiring bola. Teknik ini biasa ia lakukan saat menggiring bola dengan kecepatan tinggi.

Teknik Chop sendiri akan membuat bola terhenti dan mengelabui lawan yang mengejarnya. Teknik inipun biasa ia peragakan untuk men-delay bola saat menyerang.

3. Ricardo Quaresma: Trivela

Tak ada pemain yang menguasai Trivela sehebat Ricardo Quaresma. Hal ini ia tunjukkan dari banyaknya gol yang dibuat dengan teknik satu ini.

Trivela sendiri adalah teknik menendang bola menggunakan kaki luar untuk membelokkan bola. Biasanya, teknik ini dipakai saat pemain hendak menendang bola dari sisi lapangan tempat kaki terlemahnya.

4. Neymar: Rainbow Flick

Selebrasi Neymar saat membobol gawang Liverpool i matchday kelima Liga Champions pada 28 November 2018 (Franck Fife/AFP)
Selebrasi Neymar saat membobol gawang Liverpool i matchday kelima Liga Champions pada 28 November 2018 (Franck Fife/AFP)

Neymar dikenal sebagai salah satu pemain yang konsisten mempertahankan sepak bola indah atau Jogo Bonito saat ini. Salah satu teknik yang kerap ia pertontonkan adalah Rainbow Flick.

Rainbow Flick sendiri merupakan teknik mengangkat bola melewati lawan menggunakan kedua kakinya. Anehnya, saat Neymar melakukan ini di Liga Prancis, ia pernah mendapat kartu kuning.

5. Roberto Firmino: No Look Pass

Kompatriot Neymar, Roberto Firmino juga mempunyai gerakan andalan saat bermain, yakni No Look Pass atau No Look Goal.

No Look Pass/Goal sendiri merupakan sebuah teknik mengoper bola tanpa melihat rekannya. Gerakan ini cukup populer dan banyak diperagakan oleh para pemain asal Brasil.

6. Thiago Alcantara: First Touch

Sulit untuk mengontrol bola yang bergulir dengan mudah. Namun hal ini tak berlaku bagi Thiago Alcantara yang punya sentuhan pertama atau First Touch kelas atas.

Thiago Alcantara andal saat menerima operan baik lambung maupun operan datar dengan sentuhannya. Hal ini sama dengan Dimitar Berbatov yang juga punya skill kelas atas untuk mengontrol bola.

7. Sergio Busquets: Drag Back

Gelandang bertahan Barcelona, Sergio Busquets. (JEFF PACHOUD / AFP)
Gelandang bertahan Barcelona, Sergio Busquets. (JEFF PACHOUD / AFP)

Tak hanya pemain depan, pemain tengah dengan tugas mengatur permainan seperti Sergio Busquets pun punya gaya andalan yakni Drag Back.

Drag Back merupakan teknik memundurkan bola saat berhadapan dengan lawan. Teknik ini awam digunakan oleh pemain yang bertugas mengatur permainan seperti Sergio Busquets dan Jorginho.

8. Zlatan Ibrahimovic: Scorpion Kick

Menyebut kata Scorpion Kick, pikiran pun otomatis akan menuju sosok Zlatan Ibrahimovic. Pria asal Swedia ini terbilan rutin memperagakan tendangan kalajengking.

Scorpion Kick sendiri pertama kali diperagakan oleh Rene Higuita saat mengawal gawang. Bahkan, teknik ini bisa menghasilkan gol-gol indah selayaknya gol Olivier Giroud sehingga berhasil memenangi Puskas Award.

9. Radja Nainggolan: Tekel

Reaksi gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan (kanan) dan kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi (kanan) saat pertemuannya di Serie A pada 22 September 2018 (Alberto Pizzoli/AFP)
Reaksi gelandang Inter Milan, Radja Nainggolan (kanan) dan kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi (kanan) saat pertemuannya di Serie A pada 22 September 2018 (Alberto Pizzoli/AFP)

Gaya andalan dalam sepak bola tak melulu soal cara mengontrol bola. Tekel pun punya gaya tersendiri seperti yang diperagakan Radja Nainggolan.

Pemain berkebangsaan Belgia berdarah Indonesia ini memiliki gaya yang khas saat melakukan tekel, yakni menekuk kakinya dan mengeluarkan tekel menggunakan kaki bagian tumit.

10. Philippe Coutinho: Long Range Curl

Melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, apalagi dengan gerakan bola yang melengkung bukanlah perkara mudah. Namun Philippe Coutinho bisa menguasainya dan menjadikan gerakan itu gerakan andalannya.

Coutinho mahir melepaskan tembakan jarak jauh melengkung atau Long Range Curl saat masih berseragam Liverpool. Bahkan gerakan khas ini masih diperagakan saat ia membela Barcelona.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini