Ini Alasan Sepak Bola Putra Olimpiade Dibatasi Usia 23 Tahun

Aturan tersebut salah satunya berlaku di SEA Games.

Husna Rahmayunita | BolaTimes.com
Minggu, 21 November 2021 | 17:52 WIB
Timnas U-23 Indonesia. (Sumber: antaranews.com).

Timnas U-23 Indonesia. (Sumber: antaranews.com).

Bolatimes.com - Mengapa sepak bola di Olimpiade itu regulasi pemainnya harus 23 tahun? Ini mungkin jadi pertanyaan sejumlah kalangan yang minim informasi.

Di kawasan ASEAN, SEA Games untuk cabang olahraga sepak bola juga mengadopsi regulasi demikian. Negara yang mentas di ajang itu wajib menurunkan pemain di bawah usia 23 tahun.

Bukan tanpa sebab, berikut penjelasan pemain sepak bola putra Olimpiade dibatasi usia 23 tahun.

Baca Juga: Jelang Tottenham vs Leeds, Antonio Conte Sebut Marcelo Bielsa Pelatih Top

Sejarah Olimpiade Cabang Sepak Bola Menurunkan Pemain U-23

Aturan diturunkannya pemain usia 23 tahun ternyata bagian dari upaya mempertahankan status Piala Dunia FIFA sebagai acara utama sepak bola putra internasional. Pasalnya, cabor sepak bola pertama kali diadakan di ajang Olimpiade 1900.

Sejak Olimpiade Barcelona pada 1992, cabang olahraga sepak bola kemudian dibatasi dengan hanya diperbolehkannya pemain usia 23 tahun.

Baca Juga: 5 Momen Lucu Pembalap World Superbike Mandalika, Melokal Banget!

Uniknya, kompetisi sepak bola Olimpiade juga sempat dibatasi hanya untuk pemain amatir. Sehingga pada Olimpiade 1984 di Los Angeles para pemin profesional diizinkan ambil bagian.

Ada Aturan Tak Masuk Akal

Selain itu, ada sejumlah aturan yang cukup bikin geleng-geleng yang sempat disepakati. Negara-negara dari Eropa dan Amerika Selatan hanya dapat memilih pemain yang belum pernah tampil di Piala Dunia.

Baca Juga: Minions Ungkap Penyebab Kekalahan dari Wakil Jepang di Indonesia Masters

Hal tersebut dimaksudkan agar hegemoni turnamen unggulan Piala Dunia FIA tetap semarak. Sejurus kemudian, agar event sepak bola akbar empat tahunan itu tetap prestisius.

Aturan itu kemudian dicabut per Olimpiade Barcelona 1992. Namun, sebagai gantinya, Olimpiade cabor sepak bola putra dibatasi untuk pemain 23 tahun sampai saat ini.

Tapi Ada yang Berusia 24 tahun di Olimpiade Tokyo 2020

Baca Juga: Kevin/Marcus Tumbang, Indonesia Tanpa Juara di Indonesia Masters 2021

Lantaran pandemi COVID-19 yang melanda dunia, membuat Olimpiade 2020 ditunda. Setahun kemudian, Jepang yang ditunjuk sebagai tuan rumah baru bisa menggelar.

Nah, lantaran COVID-19 dan mundurnya jadwal, otomatis usia pemain juga bertambah. Alhasil, FIFA memberikan keringan regulasi.

Pertama, batas kelayakan yang semula untuk Olimpiade 2020 tidak dicabut. Untuk dapat bermain bersama Tim Nasional masing-masing negara, pemain harus lahir pada atau setelah 1 Januari 1997.

Oleh karena itu, pemain yang sudah masuk usia 24 tahun masih tetap ambil bagian. Sebab, Olimpiade mundur satu tahun dan batas usia pemain juga dimundurkan.

Tetap Izinkan Beberapa Pemain Senior Tampil

Pada ajang Olimpiade, FIFA juga membuat sejumlah regulasi yang meringankan negara peserta. Salah satunya memperbolehkan sejumlah pemain di atas usia 23 tahun.

Sejumlah nama sempat ikut ambil bagian di Olimpiade Tokyo. Sebut saja Marco Asensio dan Dani Ceballos, serta Mikel Merino dari Spanyol, Guillermo Ochoa dari Meksiko dan Dani Alves dari Brasil.

Kontributor: Kusuma Alan
Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB

Dunia sepak bola dikejutkan dengan kabar kepindahan Son Heung-Min, kapten Tottenham Hotspur, ke Los Angeles FC

boladunia | 19:31 WIB

Barcelona menutup tur pramusim Asia mereka dengan penampilan gemilang, menghancurkan Daegu FC dengan skor telak 5-0

boladunia | 21:11 WIB

Kevin Diks bek Timnas Indonesia berusia 28 tahun, langsung mencuri perhatian sejak bergabung dengan Borussia Monchengladbach pada Juli 2025.

boladunia | 21:41 WIB

Cheuko dilarang berada di area teknis setelah insiden usai kemenangan Inter Miami 2-1 atas Club Atlas pada 30 Juli 2025.

boladunia | 19:04 WIB

Lionel Messi, kapten Inter Miami, terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera hamstring hanya 10 menit setelah kick-off melawan Club Necaxa

boladunia | 18:03 WIB

Keputusan ini diambil menyusul performa buruk tim yang terpuruk dalam 10 laga tanpa kemenangan.

boladunia | 18:49 WIB

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjalani debutnya bersama klub Eredivisie Belanda, Fortuna Sittard

boladunia | 17:27 WIB

Fortuna Sittard resmi mendatangkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner

boladunia | 16:45 WIB
Tampilkan lebih banyak