Boladunia

Mengenal 7 Aturan Sepak Bola yang Jarang Diketahui

Berikut ulasan singkat soal aturan sepak bola yang jarang diketahui.

Rauhanda Riyantama

Kiper Islandia, Hannes Halldorsson, menepis penalti bintang Argentina, Lionel Messi.
Kiper Islandia, Hannes Halldorsson, menepis penalti bintang Argentina, Lionel Messi.

Bolatimes.com - Sepak bola merupakan permainan yang memiliki banyak aturan di dalamnya. Namun, tak jarang beberapa peraturan masih belum diketahui oleh pemain-pemain yang ada.

Semua aturan dalam sepak bola tertulis dalam kitab Laws of the Game. Aturan ini memuat banyak hal, baik yang terjadi saat ataupun sebelum pertandingan.

Sebagai contoh adalah aturan penggunaan jersey. Bagi banyak orang, jersey yang dipakai saat bertanding haruslah memiliki warna dasar berbeda.

Tapi, aturan penggunaan jersey ini terbilang sangat spesifik. Termasuk di dalamya aturan penggunaan kaus dalam yang digunakan pemain, harus berwarna sama dengan warna jersey yang dipakai.

Aturan-aturan semacam menjadi aturan mendasar yang tak banyak diketahui orang, bahkan oleh pemain itu sendiri. Sehingga terkadang banyak pemain yang protes, tapi tak diindahkan wasit karena memang telah termaktub di Laws of the Game.

Selain aturan penggunaan kaus dalam yang harus sewarna dengan jersey, masih ada aturan lain yang belum diketahui banyak pihak. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Tak Ada Offside untuk Lemparan ke Dalam, Goal Kick dan Sepak Pojok

Offside adalah suatu keadaan di mana posisi pemain berada di area lawan dan tak ada lawan di sekitarnya selain kiper saat ia menerima bola operan.

Nyatanya, aturan offside ini tak berlaku untuk pemain saat menerima bola dari situasi lemparan ke dalam, tendangan gawang, ataupun sepak pojok.

2. Membuat Assist dari Penalti

Biasanya, pemain akan langsung mengeksekusi penalti saat mendapat hadiah penalti dalam pertandingan. Namun, sebenarnya penalti diperbolehkan dioper ke rekan sehingga menjadi assist.

Hal ini pernah tercipta saat Lionel Messi melakukan penalti dan mengopernya ke Luis Suarez. Banyak pemain lawan protes akan kejadian ini.

Tapi ternyata hal ini diperbolehkan dalam Laws of the Game dengan catatan pemain yang menerima operan penalti harus berada di luar kotak 16 saat eksekusi dan tidak terjadi di drama adu penalti.

3. Kiper Hanya Boleh Memegang Bola selama 6 Detik

Dari seluruh posisi yang ada di sepak bola, hanya kiper yang boleh memegang dan menguasai bola dengan tangannya, dengan catatan bola itu bukan hasil Backpass rekannya.

Namun, dalam memegang bola kiper tak boleh berlama-lama. Penjaga gawang hanya boleh menguasai bola yang digenggamnya selama 6 detik saja.

Aturan ini sama seperti basket yang punya batas waktu saat menguasai bola. Adanya aturan ini diciptakan agar kiper tak membuang-buang waktu saat permainan.

4. Adanya Jarak dengan Pagar Betis

Sebelumnya, pemain lawan boleh menempel pagar betis saat mendapatkan situasi tendangan bebas. Namun aturan ini diubah dengan adanya jarak antara pemain dengan pagar betis.

Saat ini, aturan melarang seorang pemain menempel pagar betis agar tak tercipta gangguan dalam tugasnya menghalau bola tendangan bebas.

Pemain pun diharuskan berjarak setidaknya 1 meter di sekitar pagar betis saat rekannya hendak mengeksekusi tendangan bebas.

5. Mendapat Kartu Sebelum dan Setelah Pertandingan

Banyak yang meyakini bahwa wasit mendapat kuasa penuh untuk memberikan kartu kepada pemain atau staf kepelatihan saat pertandingan berlangsung.

Tapi, wasit nyatanya bisa memberikan kartu kepada pemain di lapangan baik sebelum atau sesudah permainan usai. Hal ini kerap diperlihatkan di pertandingan dewasa ini.

Patrice Evra pernah mendapat kartu merah sebelum pertandingan karena bersitegang dengan penonton. Pemain Lazio, Luis Felipe pun juga pernah mendapat kartu merah saat pertandingan usai karena memeluk Joaquin Correa untuk merayakan kemenangan timnya.

6. Penalti Harus Dilakukan dengan 1 Sentuhan

Saat melakukan penalti, pemain ternyata wajib mengeksekusinya dengan satu sentuhan terhadap bola saja. Eksekutor tidak bola melakukan lebih dari satu sentuhan terhadap bola dalam proses pengambilan penalti.

Pemain bola menyentuh bola lebih dari satu kali jika bola hasil eksekusi penaltinya di waktu normal mengenai tiang atau diblok kiper lawan.

Termasuk saat menjadikan penalti umpan. Eksekutor hanya boleh menyentuhnya sekali saja sebelum bola disambar rekannya.

7. Minimal Hanya Ada 7 Pemain di Lapangan

Sepak bola dikenal dengan permainan 11 orang melawan 11 orang. Namun ternyata pertandingan resmi sepak bola bisa dimainkan walaupun salah satu tim hanya punya 7 pemain saja.

Jumlah tersebut juga berlaku saat suatu tim mendapat kartu merah. Dengan kata lain, setiap tim hanya bisa mendapat maksimal empat kartu merah di satu pertandingan dan bisa melanjutkan pertandingan dengan 7 pemain saja.

Jika suatu tim mendapat lebih dari empat kartu merah di satu pertandingan, maka tim tersebut dinyatakan kalah dari lawannya.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini