Liga champions 21 Januari 2026
Bodo/Glimt 3
Man City 1
Liga champions 21 Januari 2026
Inter Milan 1
Arsenal 3
Liga champions 21 Januari 2026
Villarreal 1
Ajax 2
Liga champions 21 Januari 2026
Real Madrid 6
AS Monaco 1
Liga champions 21 Januari 2026
Olympiakos Piraeus 2
Bayer Leverkusen 0
Liga champions 21 Januari 2026
FC Copenhagen 1
Napoli 1
Liga champions 21 Januari 2026
Sporting CP 2
PSG 1
Liga champions 21 Januari 2026
Tottenham 2
Borussia Dortmund 0
Liga italia 20 Januari 2026
Cremonese 0
Hellas Verona 0
Liga italia 20 Januari 2026
Lazio 0
Como 3
Liga inggris 20 Januari 2026
Brighton 1
Bournemouth 1
Liga spanyol 20 Januari 2026
Elche 2
Sevilla 2
Liga champions 20 Januari 2026
Kairat Almaty 1
Club Brugge KV 4
Liga italia 19 Januari 2026
Torino 0
AS Roma 2
Liga spanyol 19 Januari 2026
Celta Vigo 3
Rayo Vallecano 0
Liga italia 19 Januari 2026
AC Milan 1
Lecce 0
Liga prancis 19 Januari 2026
Lyon 2
Brest 1
Liga spanyol 19 Januari 2026
Real Sociedad 2
Barcelona 1
Liga italia 18 Januari 2026
Napoli 1
Sassuolo 0
Liga spanyol 18 Januari 2026
Osasuna 3
Oviedo 2
Liga jerman 18 Januari 2026
RB Leipzig 1
Bayern Munchen 5
Liga inggris 18 Januari 2026
Nottingham Forest 0
Arsenal 0
Liga prancis 18 Januari 2026
Toulouse 5
Nice 1
Liga italia 18 Januari 2026
Cagliari 1
Juventus 0
Liga spanyol 18 Januari 2026
Real Betis 2
Villarreal 0
Liga prancis 18 Januari 2026
Angers 2
Marseille 5
Liga italia 18 Januari 2026
Parma 0
Genoa 0
Liga spanyol 18 Januari 2026
Getafe 0
Valencia 1
Liga italia 18 Januari 2026
Bologna 1
Fiorentina 2
Liga prancis 18 Januari 2026
Strasbourg 2
Metz 1
Liga inggris 18 Januari 2026
Wolves 0
Newcastle 0
Liga jerman 18 Januari 2026
VfB Stuttgart 1
Union Berlin 1
Liga spanyol 18 Januari 2026
Atletico Madrid 1
Alaves 0
Liga prancis 18 Januari 2026
Nantes 1
Paris FC 2
Liga prancis 18 Januari 2026
Rennes 1
LE Havre 1
Liga inggris 18 Januari 2026
Aston Villa 0
Everton 1
Liga jerman 18 Januari 2026
FC Augsburg 2
SC Freiburg 2
Liga prancis 17 Januari 2026
AS Monaco 1
Lorient 3
Liga jerman 17 Januari 2026
Werder Bremen 3
Eintracht Frankfurt 3
Liga italia 17 Januari 2026
Pisa 1
Atalanta 1
Liga spanyol 17 Januari 2026
Espanyol 0
Girona 2
Liga prancis 17 Januari 2026
PSG 3
Lille 0
Liga inggris 17 Januari 2026
Man United 2
Man City 0
Liga spanyol 17 Januari 2026
Real Madrid 2
Levante 0
Liga italia 17 Januari 2026
Udinese 0
Inter Milan 1
Liga jerman 17 Januari 2026
Hoffenheim 1
Bayer Leverkusen 0
Liga jerman 17 Januari 2026
FC Koln 2
FSV Mainz 05 1
Liga jerman 17 Januari 2026
Hamburger SV 0
Borussia Monchengladbach 0
Liga jerman 17 Januari 2026
Borussia Dortmund 3
FC St. Pauli 2
Liga jerman 17 Januari 2026
VfL Wolfsburg 1
FC Heidenheim 1
Liga inggris 17 Januari 2026
Tottenham 1
West Ham 2
Liga inggris 17 Januari 2026
Liverpool 1
Burnley 1
Liga inggris 17 Januari 2026
Chelsea 2
Brentford 0
Liga inggris 17 Januari 2026
Sunderland 2
Crystal Palace 1
Liga inggris 17 Januari 2026
Leeds United 1
Fulham 0
Liga spanyol 17 Januari 2026
Mallorca 3
Athletic Club 2
Liga prancis 17 Januari 2026
Lens 1
Auxerre 0
Liga italia 16 Januari 2026
Hellas Verona 2
Bologna 3
Liga jerman 16 Januari 2026
FC Augsburg 1
Union Berlin 1
Liga italia 16 Januari 2026
Como 1
AC Milan 3

Resmi, Pelatih Keturunan Indonesia Gantikan Gerrard di Rangers

Rangers menunjuk Giovanni van Bronckhorst sebagai pelatih baru.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Jum'at, 19 November 2021 | 10:40 WIB
Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)

Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)

Bolatimes.com - Manajemen Rangers baru saja mengumumkan pelatih baru sepeninggal Steven Gerrard. Juara bertahan Liga Skotlandia itu resmi menunjuk pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst.

Melansir BBC Sport, Jumat (19/11/2021), Van Bronckhorst ditunjuk menjadi pelatih Rangers setelah Steven Gerrard yang meraih kesuksesan dalam dua musim bersama tim, hengkang ke Aston Villa.

Pelatih asal Belanda berusia 46 tahun itu bukan sosok asing bagi Rangers. Gio, nama sapaannya, bermain untuk raksasa Skotlandia antara 1998 dan 2001, mengklaim lima trofi termasuk dua gelar liga.

Giovanni van Bronckhorst kemudian memenangkan lebih banyak dengan Arsenal dan Barcelona, termasuk Liga Champions dengan tim Catalan sebelum melatih Feyenoord untuk merebut gelar di Belanda.

Gelandang serba bisa ini juga punya 106 caps untuk negaranya, menjadi kapten Belanda di final Piala Dunia 2010, yang merupakan pertandingan terakhirnya sebagai pemain.

Giovanni van Bronckhorst, yang pekerjaan terakhirnya dalam manajemen adalah satu tahun di Guangzhou R&F di China, mengatakan dia sangat senang menjadi manajer permanen ke-17 Rangers.

"Saya merasa sangat beruntung bisa bekerja dengan skuat yang berada di posisi bagus di semua lini dan sebagian besar memiliki pengalaman menjadi pemenang," kata Giovanni van Bronckhorst.

"Saya berharap untuk melanjutkan dan meningkatkan pekerjaan yang telah dilakukan dan saya bersyukur atas kesempatan untuk bekerja lagi di klub sepak bola besar ini."

"Saya tidak sabar untuk bertemu dengan pendukung klub yang luar biasa lagi dan memulai era baru ini untuk kita semua,'' tandasnya.

Setelah karir bermainnya yang gemilang, Van Bronckhorst bergabung kembali dengan klub pertamanya, Feyenoord sebagai asisten Ronald Koeman dan mengambil alih dari Fred Rutten sebagai pelatih kepala pada tahun 2015.

Baca Juga: Kisah Davide Gualtieri, Pencetak Gol Tercepat Timnas San Marino

Setelah memenangkan Piala Belanda dua kali dengan klub Rotterdam sebagai pemain, ia membawa mereka meraih kemenangan di final pada 2016 dan 2018 serta membimbing mereka meraih gelar Eredivisie perdana dalam 18 tahun terakhir pada 2017.

Setelah meninggalkan tanah airnya pada tahun 2019, Giovanni van Bronckhorst menghabiskan satu tahun di sepakbola Tiongkok yang bertanggung jawab atas Guangzhou R&F, memenangkan tujuh dari 23 pertandingan.

Sebagai informasi, darah Indonesia mengalir di tubuh Giovanni van Bronckhorst berasal dari ibunya yang asli Maluku. 

"Nenekku lahir di Indonesia, mereka baru datang ke Belanda pada tahun 1950. Ibuku juga berasal dari sana (Indonesia). Indonesia merupakan negara yang besar dengan banyak pulau, dan keluarga besarku berasal dari salah satu pulau kecil di sana," ucap Giovanni van Bronckhorst dalam wawancara bersama Arsenal Tours tahun 2013.

"Aku belum pernah mengunjungi daerah tempat nenekku lahir, namun nanti saat anakku mulai dewasa, aku akan melakukan perjalanan ke sana (Maluku) agar mereka tahu di mana kampung halaman mereka," tandasnya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB