Boladunia

Ditinggal Gerrard, Rangers Dirumorkan Rekrut Pelatih Keturunan Indonesia

Pelatih keturunan Indonesia jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers.

Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto

Pelatih Rangers, Steven Gerrard. (ANDY BUCHANAN / POOL / AFP)
Pelatih Rangers, Steven Gerrard. (ANDY BUCHANAN / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Steven Gerrard resmi pergi meninggalkan jabatan pelatih di Rangers. Perginya legenda Liverpool itu membuat nama pelatih keturunan Indonesia muncul untuk menggantikan sosoknya di klub Skotlandia tersebut.

Bergabung pada 2018 silam, Gerrard telah membangun pondasi apik bersama Rangers. Buktinya musim lalu dia berhasil mempersempahkan juara Liga Skotlandia tanpa menelan kekalahan.

Meski punya prestasi mentereng, kebersamaan Gerrard dan Rangers harus berakhir. Pelatih berusia 41 tahun itu cabut dari klub setelah menerima pinangan dari klub Liga Inggris, Aston Villa.

Kepergian Gerrard membuat posisi pelatih Rangers kosong. Dari kabar yang beredar, pelatih keturunan Indonesia yang bernama Giovanni van Bronckhorst disebut sebagai kandidat kuat pengganti eks pemain Liverpool itu.

Sebagai informasi, Giovanni van Bronckhorst merupakan mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih setelah pensiun. Dia memang punya darah Indonesia dari sang ibu.

Van Bronckhorst diketahui punya darah blasteran dengan ayah Belanda, dan ibu yang memiliki keturunan Maluku.

Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)
Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)

Dinukil dari The Athletic pada Jumat (12/11/2021), Van Bronckhorst dikatikan dengan Rangers karena dia sebelumnya menyatakan keinginannya untuk bisa bergabung dengan klub yang dibelanya.

Semasa menjadi pesepak bola profesional, pria berusia 46 tahun ini memang sempat berseragam Rangers pada selama tiga tahun pada 1998 sampai 2001 silam.

Saat ini Van Bronckhorst sedang menganggur sejak kepergiannya dari Guangzhou R&F. Dia berhenti karena faktor pandemi.

Sebagai seorang pelatih, Van Bronckhorst juga sempat meraih prestasi ketika menangani Feyenoord. Dia pernah mempersembahkan lima gelar saat masih menangani klub Belanda itu, termasuk satu trofi Eredivisie.

Berita Terkait

Berita Terkini