Boladunia

Video Hujan Botol Warnai Pertandingan Albania Vs Polandia

Hujan botol terjadi saat Polandia mengalahkan Albania 1-0.

Rauhanda Riyantama

Potret pemain Albania memunguti botol yang dilempar suporter ke lapangan. (Twitter/@BBCSport)
Potret pemain Albania memunguti botol yang dilempar suporter ke lapangan. (Twitter/@BBCSport)

Bolatimes.com - Insiden mengerikan terjadi dalam laga Albania vs Polandia dalam lanjutan Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Hujan botol terjadi setelah suporter tuan rumah kecewa.

Dalam pertandingan di Stadion Arena Kombetare, Rabu (13/10/2021), yang dimenangkan Polandia dengan skor 1-0 itu, laga sempat dihentikan 20 menit lantaran ulah pendukung yang melemparkan botol dan barang-barang lainnya ke tim tamu.

Semua berawal setelah Karol Swiderski memberi Polandia keunggulan saat waktu normal tersisa 13 menit. Saat itu, selebrasi mereka disambut dengan lemparan botol plastik dari tribun, hingga memaksa para pemain meninggalkan lapangan.

Sebelum insiden yang menyebabkan penundaan lama, gelandang Polandia Piotr Zielinski juga menjadi sasaran dengan objek dari kerumunan.

Saat pertandingan dilanjutkan skor 1-0 untuk kemenangan Polandia tak berubah. Mereka kini menduduki peringkat kedua Grup I di bawah Inggris dengan koleksi 17 poin, terpaut dua poin dari Albania di peringkat ketiga.

Sebuah wawancara pasca-pertandingan dengan Swiderski juga harus cepat-cepat dihentikan manajer Polandia, Jakub Kwiatkowski karena botol lagi-lagi dilemparkan ke arahnya.

"Setelah gol itu, botol-botol penuh beterbangan, jadi itu agak berbahaya, tetapi kami bangkit dan menyelesaikan pertandingan," kata kapten Polandia Robert Lewandowski dikutip dari BBC, Rabu (13/10/2021).

Albania, yang berusaha mencapai putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya, melakukan perjalanan ke Wembley untuk menghadapi Inggris bulan depan, sebelum menyelesaikan kampanye mereka di kandang melawan Andorra.

Polandia, yang terpaut tiga poin dari Inggris, melakukan perjalanan ke Andorra sebelum menjamu Hungaria pada November untuk dua pertandingan kualifikasi terakhir mereka.

Berita Terkait

Berita Terkini