Boladunia

Mengenal AD Ceuta dan UD Melilla, 2 Klub Spanyol yang Ada di Benua Afrika

Kedua klub tersebut bermain di Divisi Keempat Spanyol.

Rauhanda Riyantama

Potret pemain AD Ceuta. (Instagram/adceutafc)
Potret pemain AD Ceuta. (Instagram/adceutafc)

Bolatimes.com - Spanyol dikenal sebagai salah satu negara dengan sepak bola yang maju dan punya kualitas bagus. Banyak pesepak bola hebat yang lahir dari negara di selatan Prancis tersebut.

Secara teritorial, Spanyol berada di di daratan Eropa. Namun, ada keunikan tersendiri yang hanya dimiliki oleh Spanyol.

Spanyol memiliki klub sepak bola yang berlokasi di dataran benua Afrika. Pada kenyataanya, wilayah selatan Spanyol memang cukup dekat dengan wilayah Afrika Utara.

Kedua wilayah ini dipisahkan oleh Selat Gibraltar yang sekaligus memisahkan  Samudra Atlantik dengan Laut Tengah.

Klub asal Spanyol pertama yang ada di benua Afrika adalah AD Ceuta. Klub ini berada di daerah Ceuta yang berjarak kurang lebih 702 km ke Ibu Kota Madrid jika menggunakan kendaraan darat dan kapal.

Klub ini didirikan pada 1956 atas hasil merger antara Sociedad Deportiva Ceuta dan Atletico Tetuan. Klub ini lalu berganti nama menjadi Club Atlético de Ceuta.

Pada 2012, setelah promosi ke Divisi Keempat Spanyol (Segunda Division RFEF), Atletico Ceuta kembali merge dengan AD Ceuta. Disepakati nama klub tak berubah dan tetap AD Ceuta.

AD Ceuta bermarkas di Estadio Alfonso Murube yang memiliki kapasitas hingga 6.500 penonton. Stadion ini pernah digunakan Spanyol U-21 pada 2002 saat menghadapi Yugoslavia U-21.

Saat itu, Spanyol U-21 dihuni oleh para pemain yang di kemudian hari jadi bintang dunia macam  José Antonio Reyes, Fernando Torres, Pepe Reina, Asier Del Horno, Javier Portillo, Mikel Arteta, hingga Xabi Alonso.

UD Melilla Klub Kedua Spanyol yang Ada di Benua Afrika

Potret latihan pemain UD Melilla. (Instagram/udmelilla)
Potret latihan pemain UD Melilla. (Instagram/udmelilla)

Klub Spanyol kedua yang ada di Benua Afrika adalah UD Melilla. Klub yang berada di daerah Melilla dan berbatasan langsung dengan Maroko ini berjarak kurang lebih 665 km ke ibu kota Madrid.

UD Melilla didirikan pada 1976 atas hasil merger antara Gimnastico de Cabrerizas dan Sociedad Deportivo Melilla.

Di musim 2021/22, UD Melilla juga berkompetisi di Segunda Division RFEF atau divisi keempat dalam piramida kompetisi sepak bola Spanyol.

Markas UD Melilla berada di Estadio Municipal Alvarez Claro yang punya kapasitas hingga 8.000 penonton.

Stadion ini juga pernah menyelenggarakan laga internasional antara Spanyol U-21 melawan Estonia U-21 pada 2011 silam.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini