Boladunia

Jarang yang Tahu, Alasan Fabrizio Romano Pilih Watford Jadi Klub Favoritnya

Klub papan tengah Liga Inggris justru menjadi pemikat hatinya.

Husna Rahmayunita

Fabrizio Romano. (Instagram.com/fabriziorom)
Fabrizio Romano. (Instagram.com/fabriziorom)

Bolatimes.com - Penikmat sepak bola mana yang tak tahu siapa Fabrizio Romano, jurnalis kenamaan Italia sekaligus pakar transfer sepak bola dunia.

Namanya mencuat setelah informasi apa saja soal sepak bola Eropa khususnya yang dibagikan Fabrizio Romano selalu valid.

Namun, di balik integritasnya sebagai pewarta dunia sepak bola tak salah jika Fabrizio Romano juga memiliki klub favorit.

Tak melulu klub besar seperti Juventus, Manchester United atau Real Madrid, klub papan tengah Liga Inggris justru menjadi pemikat hatinya.

Adalah Watford klub favorit Fabrizio Romano, tentunya pria berusia 28 tahun itu memiliki alasan kuat tersendiri akan pilihannya.

Usut punya usut, epic comeback klub berjuluk The Hornets melawan Leicester City dalam perebutan tiket playoff Championship pada 2013 silam jadi alasannya.

Kala itu Leicester City diunggulkan sebagai tim tamu bertandang ke dengan agresivitas gol tandang, ditambah menit terakhir pertandingan mendapat penalti.

Winger Watford, Gerard Deulofeu (kedua dari kanan) merayakan golnya ke gawang Wolves bersama rekan-rekannya, dalam laga semifinal Piala FA 2018/2019 di Stadion Wembley, Senin (8/4/2019) dini hari WIB, [Ben STANSALL / AFP]
Winger Watford, Gerard Deulofeu (kedua dari kanan) merayakan golnya ke gawang Wolves bersama rekan-rekannya, dalam laga semifinal Piala FA 2018/2019 di Stadion Wembley, Senin (8/4/2019) dini hari WIB, [Ben STANSALL / AFP]

Namun, Anthony Knockaert yang ditunjuk sebagai eksekutor The Foxes gagal menunaikan tugasnya setelah bola hasi sepakannya mampu diblok Manuel Almunia.

Mantan kiper Arsenal itu bahkan dua kali memblok tembakan pemain Leicester City usai bola rebound hasil tepisan penalti.

Setelahnya serangan balik justru dilakukan para pemain Watford, hingga Troy Deeney sukses menjebol gawang Leicester City untuk menambah keunggulan menjadi 3-1.

Dimulai dari sayap kanan, umpan silang Fernando Forestieri disambut Jonathan Hogg dengan sundulan namun bukan mengarah ke gawang.

Melainkan diarahkan ke Troy Deeney yang kosong tanpa penjagaan, sepakan keras pemain asal Birmingham itu menghujam keras ke tengah gawang Kasper Schmeichel.

Watford keluar sebagai pemenang usai unggul agregat 3-2 atas Leicester City, momen epik itulah yang membuat Fabrizio Romano terpukau.

Hingga saat ini Romano masih setia dengan klub pilihannya itu, bahkan ketika bermain gim FIFA dan Football Manager, ia juga menggunakan Watford.

Alasan lain bagi Fabrizio Romano menyukai Watford mungkin karena sang pemilik klub yang merupakan pria asal Italia, Giampaolo Pozzo.

Tak hanya Watford, pebisnis ulung ini juga memiliki saham mayoritas salah satu klub papan tengah Liga Italia Serie A, Udinese.

Selain itu tak jarang juga Fabrizio Romano mendapat tiket dari Valon Behrami untuk bisa menyaksikan laga tim favoritnya Watford langsung di Stadion Vicarage Road.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini