Boladunia

Pemain yang Bersinar Lagi Usai Cedera, Ada yang Juara Euro dan Piala Dunia

Pemain-pemain berikut ini mampu bangkit setelah mengalami cedera

Irwan Febri Rialdi

Luke Shaw saat dijaga oleh Christian Eriksen dalam pertemuannya di Liga Primer (Oli Scarff/AFP)
Luke Shaw saat dijaga oleh Christian Eriksen dalam pertemuannya di Liga Primer (Oli Scarff/AFP)

Bolatimes.com - Cedera buat para atlet, termasuk sepak bola, bak mimpi buruk yang bisa saja menghancurkan karier mereka. Tak sedikit nama-nama tenar yang harus kalah melawan cedera dan membikin karier mereka redup.

Namun, ada juga sederet pemain yang mampu bangkit dari cedera. Dengan penanganan medis yang baik, tekad yang kuat untuk sembuh, dan kembali seperti sedia kala bahkan lebih baik lagi.

Berikut Bolatimes rangkum para pesepak bola yang mampu bangkit usai cedera yang mereka dapatkan.

1. Xavi Hernandez

Xavi Hernandez saat bela Brcelona pada tahun 2009 (Jaime Reina/AFP)
Xavi Hernandez saat bela Brcelona pada tahun 2009 (Jaime Reina/AFP)

Masih ingat legenda Barcelona Xavi? Sosok pemain tengah ini terlalu sulit untuk dilupakan prestasinya.

Hanya, Xavi pernah menjalani masa-masa sulit akibat cedera. Pada 2006, saat usianya masih 25 tahun, ia mengalami cedera ACL.

Butuh waktu 2 tahun untuk dirinya bangkit. Tapi, usaha tak menghianati hasil, sebab sejumlah gelar mulai dadapatkannya sejak 2008 yakni juara Piala Eropa, juara Piala Dunia, hingga juara Liga Champions.

2. Santi Cazorla

Santi Cazorla kembali bermain bersama Villareal/Twitter
Santi Cazorla kembali bermain bersama Villareal/Twitter

Cazorla naik daun saat membela Arsenal. Namun siapa sangka, di balik apiknya pemain asal Spanyol ini, dirinya pernah dihantam badai cedera berkali-kali.

Tercatat, Cazorla sudah menjalani delapan operasi di pergelangan kaki akibat tendon achilles. Kondisi ini membuatnya absen nyaris satu setengah tahun.

Namun, Cazorla akhirnya mampu sembuh dari cedera. Usai pindah ke Villarreal, ia tampil apik dengan membawa si Kuning Kuning finis di urutan kelima Liga Spanyol.

3. Luke Shaw

Bek Brighton, Ben White, berduel dengan pemain Manchester United, Luke Shaw. (AFP/GLYN KIRK)
Bek Brighton, Ben White, berduel dengan pemain Manchester United, Luke Shaw. (AFP/GLYN KIRK)

Bek kiri milik MU, Luke Shaw, pernah mengalami cedera parah. Terjangan pemain PSV Eindhoven di Liga Champions mungkin tak akan dilupakan oleh Shaw.

Sempat absen lama, dirinya balik mengisi pos tepi kiri pertahanan Iblis Merah pada 2019. Hingga kini, posisi tersebut jarang tergantikan meski MU memiliki nama-nama yang cukup beken sebagai deputinya.

4. Petr Cech

Kiper Arsenal, Petr Cech (Ben Stansall/AFP)
Kiper Arsenal, Petr Cech (Ben Stansall/AFP)

Cech terkenal selalu menggunakan penutup kepala. Ini kemudian menjadi ikon si pemain asal Ceko ini.

Tapi, di balik itu semua, ada kejadian tragis yang menimpa Cech. Saat masih membela Chelsea pada 2006, ia mengalami cedera retak tulang tengkorak saat bertabrakan dengan pemain lawan.

Tapi, Cech mulai bangkit. Hasilnya, bersama The Blues, ia memenangi gelar Liga Champions pada 2012. Sebelum hengkang, Cech adalah satu-satunya pemain di Premier League dengan rekor tak pernah kebobolan terlama.

5. Ruud Van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy berseragam Manchester United (Adrian Dennis/AFP)
Ruud van Nistelrooy berseragam Manchester United (Adrian Dennis/AFP)

Man United membuat perjudian saat mendatangkan Nistelrooy dari PSV. Sebab, ketika itu, dia tengah menjalani masa pemulihan dari cedera ACL di lutut kanannya.

Meski dianggap mengkhawatirkan, Nistelrooy nyatanya membuktikan kapasitasnya. Selama berbaju Iblis Merah, pemain asal Belanda ini mencetak 150 dari 2019 laga sebelum hijrah ke Real Madrid.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini