Boladunia

5 Alasan Brasil Bisa Kalah dari Argentina di Final Copa America 2021

Ada beberapa faktor yang bikin Brasil lebih inferior di hadapan Argentina.

Rauhanda Riyantama

Kapten Argentina Lionel Messi dan kapten Brasil Dani Alves saat semifinal Copa America 2019 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte. (Luis Acosta / AFP)
Kapten Argentina Lionel Messi dan kapten Brasil Dani Alves saat semifinal Copa America 2019 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte. (Luis Acosta / AFP)

Bolatimes.com - Laga pemungkas Copa America 2021 sebentar lagi dihelat. Partai puncak ajang sepak bola antar negara Amerika Latin ini akan mempertemukan Argentina vs Brasil di Stadion Maracana, Minggu (11/6/2021) pagi WIB.

Barisan pemain bintang sama-sama dimiliki oleh Timnas Brasil dan Timnas Argentina di skuat mereka. Berikut ini alasan Selecao akan kalah dari Albiceleste pada final Copa America 2021.

1. Faktor Ketajaman Lionel Messi

Sang kapten yang merupakan mega bintang Barcelona itu memang menjadi andalan Argentina sepanjang turnamen. Pemain berusia 34 tahun tersebut kini sudah mengoleksi 4 gol dan 5 assist. Messi merupakan pemain paling subur dan paling banyak terlibat gol di Copa America 2021.

2. Brasil Kekurangan Penyerang Konvensional

Penyerang Timnas Brasil, Neymar melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai membobol gawang Venezuela di ajang Copa America 2021. (EVARISTO SA / AFP)
Penyerang Timnas Brasil, Neymar melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai membobol gawang Venezuela di ajang Copa America 2021. (EVARISTO SA / AFP)

Brasil memang memiliki Roberto Firmino, Richarlison, dan Gabriel Barbosa. Namun, penampilan mereka tidak terlalu menonjol sepanjang kompetisi. Tidak adanya penyerang tangguh di lini depan Brasil akan menjadi kesulitan saat melawan barisan pertahanan Argentina yang sangat mengandalkan fisik.

Sebagai bukti tumpulnya barisan penyerang Brasil, tidak ada dari mereka yang mampu melesakkan lebih dari dua gol. Neymar dan Lucas Paqueta menjadi dua sosok paling subur sejauh ini dengan masing-masing dua gol.

3. Kurangnya Kreativitas di Lini Tengah Brasil

Seretnya jumlah gol yang dicetak oleh Brasil besar disebabkan oleh minimnya kreativitas dari skuat besutan Adenor Leonardo Bacchi. Pemain lain di lini tengah Brasil lebih bertipe penghancur serangan lawan.

Sementara itu, Neymar terlihat menjadi lebih sering bekerja sendiri dalam membangun serangan dan menjadi andalan untuk menjebol gawang lawan. Neymar hampir selalu mempelopori serangan Brasil.

4. Kelemahan Bek Sayap Brasil

Para pemain Brasil merayakan gol Roberto Firmino (tengah) ke gawang Brasil di Copa America 2019. (Mauro PIMENTEL / AFP)
Para pemain Brasil merayakan gol Roberto Firmino (tengah) ke gawang Brasil di Copa America 2019. (Mauro PIMENTEL / AFP)

Brasil membawa empat fullback ke Copa America 2021, yaitu Danilo, Alex Sandro, Emerson Royal, dan Renan Lodi. Akan tetapi, hanya Emerson Royal yang tampil bagus pada musim 2020-2021. Kondisi ini akan sangat berbahaya untuk Brasil ketika menghadapi Argentina.

Argentina terbilang punya barisan pemain sayap yang berbahaya. Di sana ada Angel Di Maria, N. Gonzalez, hingga Lionel Messi yang bisa menjadi ancaman berbahaya untuk lini pertahanan Brasil.

5. Penampilan Apik Emiliano Martinez

Faktor penjaga gawang juga bisa menjadi penentu di laga final Copa America 2021. Emiliano Martinez tampil luar biasa di bawah mistar gawang Argentina sepanjang gelaran Copa America 2021.

Mantan kiper Arsenal tersebut bahkan menjadi pahlawan Argentina di semifinal saat mengalahkan Kolombia dalam babak adu penalti. Martinez tercatat baru kebobolan 2 gol dari 5 penampilan di Copa America 2021. Pemain 28 tahun itu diprediksi akan menjadi kunci permainan Argentina saat melawan Brasil.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini