Boladunia

Keok dari Italia, Roberto Martinez Bongkar Penyebab Kekalahan Belgia

Italia menumbangkan Belgia dengan skor 1-2.

Husna Rahmayunita

Timnas Belgia kalah dari Italia di perempatfinal Euro 2020. (AFP/POOL/Matthias Hangst)
Timnas Belgia kalah dari Italia di perempatfinal Euro 2020. (AFP/POOL/Matthias Hangst)

Bolatimes.com - Timnas Belgia menelan pil pahit usai kalah dari Timnas Italia dalam laga perempatfinal Euro 2020 di Allianz Arena, Munich, Sabtu (3/7/2021) dini hari. Belgia ditumbangkan Italia dengan skor 1-2.

Pelatih Belgia Roberto Martinez membongkar penyebab kekalahan timnya. Menurutnya, Belgia terlambat panas sehingga harus kecolongan dua gol di babak pertama.

Kendati begitu, Martinez menilai Belgia sudah jor-joran saat menghadapi Gli Azzurri --julukan Timnas Italia--. Ia memuji kerja keras pemainnya.

Dalam laga Sabtu dini hari tadi, Italia mencetak dua gol dari Nicolo Barella dan Lorenzo Insigne sebelum striker Belgia Romelu Lukaku mengonversi penalti yang semuanya tercipta sebelum turun minum.

Sejatinya, kedua tim  memiliki peluang mencetak gol setelah turun minum tetapi Italia mempertahankan kemenangan ke-13 berturut-turut mereka untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 32 pertandingan.

"Italia tim yang sudah berkembang bulan lalu. Anda bisa menyaksikan rangkaian kemenangannya telah membentuk kekuatan mereka," kata Martinez dalam konferensi pers seperti dikutip Antara dari Reuters, Sabtu (3/7/2021).

Pemain Belgia Dries Mertens (tengah) merayakan gol ke gawang Kazakhstan dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 di Brusells. (JOHN THYS / AFP)
Pemain Belgia Dries Mertens (tengah) merayakan gol ke gawang Kazakhstan dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 di Brusells. (JOHN THYS / AFP)

"Ini membuat mereka bisa mengawali babak pertama dengan lebih baik. Pada babak kedua kami menjalani pertandingan dengan lebih baik dan kami mampu menciptakan peluang-peluang."

Martinez juga menurunkan Jeremy Doku sebagai starter dan penampilannya yang hidup menciptakan masalah pada barisan pertahanan Azzurri sepanjang malam itu.

Dia nyaris menciptakan gol penyama kedudukan pada saat-saat terakhir saat memotong dari sayap untuk melepaskan tembakan ke gawang, tetapi bola melenceng beberapa inci di atas mistar gawang.

Doku juga yang membuat Belgia memperoleh penalti pada babak pertama dan Martinez mengatakan pemain itu berubah matang padahal baru berusia 19 tahun.

"Jeremy sudah berkembang di kamp dan tiga hari terakhir dia menunjukkan siap seperti yang Anda lihat hari ini," kata Martinez.

"Jelas dia memiliki energi yang bisa kami gunakan. Dia tidak pernah terlihat seperti pemain muda dalam pertandingan tadi itu."

Lebih jauh, Martinez menepis pertanyaan mengenai masa depannya dengan mengatakan hal pertama yang ingin dia lakukan adalah menganalisis apa yang salah.

"Rasanya sedih dan kecewa karena saya merasa pemain-pemain tak perlu tersingkir dari turnamen ini. Para pemain telah melakukan semua yang mereka bisa untuk membuat kami sejauh yang kami bisa," kata dia.

"Ini dua tim yang sangat bagus pada fase gugur ini dan margin telah berpihak kepada mereka," sambungnya.

Belgia tersingkir dari Euro 2020, sedangkan Italia bakal berjumpa dengan Spanyol di babak semifinal.

Berita Terkait

Berita Terkini