Boladunia

Tuduh Maradona Pemerkosa, Pesepak Bola Wanita Ini Tolak Mengheningkan Cipta

Pemain sepak bola wanita bernama Paula Dapena tolak mengheningkan cipta sebelum menjalani pertandingan.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto

Diego Maradona dan mantan kekasihnya Rocio Olivia (BIMA SAKTI / AFP)
Diego Maradona dan mantan kekasihnya Rocio Olivia (BIMA SAKTI / AFP)

Bolatimes.com - Pemain sepak bola wanita yang bernama Paula Dapena menolak untuk memberikan penghormatan kepada Diego Maradona sebelum menjalani pertandingan. Dia menganggap Maradona adalah pemerkosa.

Diego Maradona dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020). Kematian Maradona kemudian membuat para pesepak bola memberikan tribut sebelum pertandingan dengan mengheningkan cipta.

Selain itu, ada juga yang mempersembahkan gol untuk mengenang sosok Maradona seperti yang dilakukan Lionel Messi. Setelah mencetak gol, Messi melakukan selebrasi dengan melepas jersey Barcelona untuk memperlihatkan jersey Newells Old Boys bernomor punggung 10 demi mengenang Maradona.

Kendati banyak pemain yang memberikan penghormatan kepada legenda Napoli tersebut, ada satu yang menolak untuk melakukannya. Dia adalah Paula Dapena yang menolak mengheningkan cipta untuk mengenang Maradona.

Paula Dapena sendiri adalah pemain dari klub wanita asal Spanyol,, Viajes Interrias FF. Sebelum laga melawan Depotivo de Abegondo, ada tirbut yang dilakukan untuk mengenang kematian Maradona.

Alih-alih berdiri untuk mengheningkan cipta, Dapena membuat aksi mengejutkan. Dia menolak untuk mengenang Maradona dan terlihat hanya duduk di tengah lapangan.

"Rekan setim saya menatap saya dan tertawa, karena mereka tahu saya tidak akan melakukannya," ucap Dapena dikutip dari Marca pada Senin (30/11/2020).

"Beberapa hari lalu di hari penghapusan kekerasan gender, gerakan ini tiak dilakukan. Dan jika mengheningkan cipta tidak diberikan kepada korban, saya tidak akan melakukannya untuk kekerasan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dapena menjelaskan bahwa dia menolak untuk memberikan penghormatan kepada pemerkosa, pedofil, dan pelaku kekerasan. Oleh sebab itu, dia lebih memilih untuk duduk saja di tengah lapangan selagi tribut untuk menghormati kepergian Maradona.

Berita Terkait

Berita Terkini