Liga prancis 3 Mei 2026
Brest 0
Liga spanyol 3 Mei 2026
Oviedo 0
Liga italia 2 Mei 2026
Pisa 1

Anomali di Awal Musim Tiga Tim Raksasa Eropa

Sejumlah tim raksasa Eropa tengah hadapi situasi buruk di awal musim ini. Mereka mengalami anomali

Galih Priatmojo | BolaTimes.com
Rabu, 10 Oktober 2018 | 15:30 WIB
Para pemain Real Madrid terlihat kecewa usai takluk dari Deportivo Alaves 0-1 di lanjutan La Liga beberapa waktu lalu. (Ander Gillenea / AFP)

Para pemain Real Madrid terlihat kecewa usai takluk dari Deportivo Alaves 0-1 di lanjutan La Liga beberapa waktu lalu. (Ander Gillenea / AFP)

Bolatimes.com - Awal kompetisi di musim ini bisa disebut sebagai anomali bagi tim selevel Real Madrid, Barcelona serta Bayern Munchen. Tiga raksasa Eropa itu kompak alami hasil buruk di beberapa laga terakhirnya.

Lihat saja bagaimana kondisi genting yang tengah menghantui Real Madrid belakangan ini. Entah kebetulan atawa tidak, sepeninggal Cristiano Ronaldo yang kini merapat ke Turin bersama Juventus, skuat Los Blancos tampil melempem.

Bahkan di empat laga terakhir, Sergio Ramos dkk gagal memetik kemenangan. Sejurus dengan itu, aliran gol juga mampet. Situasi buruk ini mengulang hasil serupa 33 tahun silam.

Sebetulnya, jika diperhatikan secara seksama, situasi terseok-seok di awal musim bukanlah hal yang baru atau mengagetkan bagi penggawa El Real. Di musim lalu, ketika kemudi masih dipegang Zinedine Zidane dan ketika Cristiano Ronaldo belum terpikir untuk meninggalkan Santiago Bernabeu, nyatanya Real Madrid juga mengawali musim dengan anomali jika dibanding dengan dua musim sebelumnya.

Tetapi yang patut jadi bahan renungan, di musim ini situasinya makin buruk. Bandingkan saja, di musim lalu, dari sepuluh laga awal yang dilakoni, Real Madrid mampu memetik enam kemenangan, dua kali imbang dan dua sisanya kalah.

Penyerang Deportivo Alaves, Calleri dan Manuel Alejandro merayakan gol  Manu Garcia ke gawang Real Madrid di Mendizorrotza Stadium. Deportivo Alaves menang 1-0 atas Real Madrid di lanjutan La Liga, Sabtu (6/10/2018). [AFP/ANDER GILLENEA]
Penyerang Deportivo Alaves, Calleri dan Manuel Alejandro merayakan gol Manu Garcia ke gawang Real Madrid di Mendizorrotza Stadium. Deportivo Alaves menang 1-0 atas Real Madrid di lanjutan La Liga, Sabtu (6/10/2018). [AFP/ANDER GILLENEA]

Sementara di musim ini dari sebelas laga di semua kompetisi yang diikuti, asuhan Julen Lopetegui baru memetik lima kemenangan, dua kali imbang, dan sisanya empat pertandingan menuai kekalahan. Bahkan di lima laga terakhir, tak ada satupun gol yang mampu dilesakkan ke gawang lawan, termasuk di laga terakhir ketika takluk dari Deportivo Alaves 0-1. Real Madrid paceklik!

Dan, lucunya situasi ini juga dirasakan oleh rival abadinya di La Liga, Barcelona. Meski tak seburuk Real Madrid, skuat Blaugrana tetap saja sedang mengalami anomali terutama di empat laga terakhir.

Hasil imbang menghadapi Valencia dua hari lalu membuat Lionel Messi dkk urung merasakan kemenangan dalam empat laga beruntun di La Liga. Beruntung, mereka tetap tampil oke ketika bertamu ke kandang Tottenham Hotspur dalam matchday kedua penyisihan grup Piala Champions beberapa waktu lalu.

Pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjebol gawang Tottenham Hotspur yang dikawal Hugo Lloris (AFP)
Pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjebol gawang Tottenham Hotspur yang dikawal Hugo Lloris (AFP)

Meski begitu, tetap saja awal musim ini jadi anomali buat Barcelona. Apalagi jika membandingkan dengan hasil yang ditorehkan di awal musim sebelumnya. Saat itu, di bawah asuhan Ernesto Valverde, Barcelona mampu melaju mulus di delapan laga awal dengan tujuh kemenangan dan satu imbang.

Kampium Bundesliga musim lalu, Bayern Munchen lebih buruk lagi. Tim yang perkasa dengan mendulang juara secara beruntun dalam enam musim Bundesliga itu, kini justru loyo. Hingga pekan ketujuh, Bayern Munchen tercecer hingga peringkat 6 klasemen sementara.

Baca Juga: Fan Cantik Asal Polandia Dukung Egy Maulana Vikri di Piala Asia

Pemain Bayern Munchen, Arjen Robben (AFP)
Pemain Bayern Munchen, Arjen Robben (AFP)

Parahnya, di tiga laga terakhir Lewandowski dkk gagal memetik kemenangan. Yang paling gress, mereka dipecundangi Borussia Monchengladbach dengan skor telak 0-3.

Dari tujuh laga, asuhan Niko Kovac ini baru menang sebanyak empat kali, imbang sekali dan dua kali kalah. Posisi mereka kini terpaut empat poin dari pemuncak klasemen sementara Bundesliga, Borrusia Dortmund. Tak salah jika kemudian musim ini juga jadi anomali bagi tim selevel Bayern Munchen.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB