Boladunia

Maradona Kesal Tidak Dijagokan Kembali Melatih Argentina

Maradona mengaku kesal kepada media karena tidak dijagokan kembali melatih Timnas Argentina.

Rendy Adrikni Sadikin | Andiarsa Nata

Diego Maradona saat tiba di Stadion Brest (16/7) [Sergei Gapon/AFP]
Diego Maradona saat tiba di Stadion Brest (16/7) [Sergei Gapon/AFP]

Bolatimes.com - Legenda hidup sepak bola Argentina, Diego Maradona kesal. Bagaimana tidak, mantan pemain bertubuh gempal itu tidak masuk dalam kandidat sebagai pelatih tim nasional Argentina.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Diego Maradona sendiri melalui akun jejaring sosial Instagram pribadinya.

Timnas Argentina kini memang belum memiliki pelatih sah setelah pemecatan Jorge Sampaoli terkait kegagalannya membawa skuat Albiceleste bermain apik di Piala Dunia 2018.

Kini, posisi pelatih Argentina untuk sementara waktu dipegang dua mantan penggawa tim Tango, Lionel Scaloni dan Pablo Aimar.

Dua mantan pemain yang pernah berseragam Argentina ini berstatus sebagai caretaker saat skuat Albiceleste akan menjalani laga persahabatan melawan Guetamala dan Kolombia yang akan berlangsung bulan depan.

Kosongnya kursi pelatih Timnas Argentina itu membuat Diego Maradona menawarkan diri sebagai kandidat pelatih baru. Bahkan ia rela tidak dibayar demi mengurus Timnas Argentina.

Namun, bukannya menjadi kandidat kuat, media-media Argentina justru lebih menjagokan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino untuk mengisi posisi tersebut.

Hal inilah yang bikin Diego Maradona kesal. Namanya tidak dimasukkan oleh media sebagai kandidat pelatih Timnas Argentina. Pria berusia 57 tahun ini pun mengungkapkan kekesalannya melalui Instagram pribadinya.

"Mengenai Timnas Argentina, saya ingin mengatakan bahwa ketika beberapa wartawan tidak memasukkan nama saya di antara para kandidat pelatih hal itu benar-benar menyakiti saya. Misalnya, ketika saya sedang melakukan operasi gigi, saya mendengarkan (wartawan olahraga Argentina) Chavo Fucks dan ia bahkan tidak menyebutkan nama saya di antara kandidat yang mungkin berpeluang. Saya ingat awal kariernya, ketika saya masih bermain, dan sepertinya sekarang ia tidak menghargai saya," tulis Diego Maradona dalam Instagramnya.

Sebagai pemain, karier Diego Maradona memang bersinar. Tetapi karier pemain yang mencetak gol kontroversial 'gol tangan tuhan' itu sebagai pelatih tidak terlalu menonjol.

Diego Maradona tidak memiliki gelar yang dipersembahkannya ketika mengurus klub seperti Fujairah SC (Uni Emirat Arab), Al-Wasl (Uni Emirat Arab) dan CD Riestra (Argentina).

Bahkan Diego Maradona pernah menukangi Timnas Argentina pada periode 2008-2010. Kala itu ia membawa Lionel Messi cs tampil di 24 pertandingan dengan hasil 18 kali memperoleh kemenangan dan enam kali kalah.

Diego Maradona juga pernah memimpin skuat Albiceleste pada Piala Dunia 2010. Tapi sayang, langkah Argentina terhenti di babak perempat final usai dikalahkan Jerman.

Berita Terkait

Berita Terkini