Arena

Terpaksa Rayakan Lebaran di China, Ini yang Dikangeni Lalu Muhammad Zohri

Zohri bersama tim nasional atletik Indonesia bertolak ke China mengikuti Asian Grand Prix 2019 hingga 7 Juni mendatang.

Galih Priatmojo

Lalu Muhammad Zohri tembus ke Olimpiade Tokyo 2020. [@zohri.lalumuhammad / Instagram]
Lalu Muhammad Zohri tembus ke Olimpiade Tokyo 2020. [@zohri.lalumuhammad / Instagram]

Bolatimes.com - Harus menghadapi kejuaraan Asian Grand Prix 2019 di China, membuat spriter muda andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri harus rela merayakan Hari Raya Idul Fitri jauh dari keluarga di kampung halaman. 

Lalu Muhammad Zohri bersama tim nasional atletik Indonesia lainnya sudah bertolak ke China pada Minggu (2/6/2019). Sprinter 18 tahun itu dijadwalkan mengikuti kejuaraan pada 4-7 Juni 2019.

"Sudah tiga tahun saya tak Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Tapi ini pertama juga Lebaran di negara orang," ujar Lalu Muhammad Zohri saat dihubungi Suara.com, beberapa waktu lalu.

Pelari asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengaku rindu merayakan hari Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Salah satu kegiatan yang telah lama ingin dirinya lakukan adalah berziarah kubur ke makam kedua orang tuanya.

Sebagaimana diketahui, Zohri yatim piatu sejak dua tahun silam. Setelah sang Ibu, Saerah, meninggal pada 2015, dua tahun kemudian Zohri ditinggal sang ayah, Lalu Ahmad Yani.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari memacu langkahnya ke garis finis pada kualifikasi nomor lari 100 m putra grup C Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/M Agung Rajasa]
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari memacu langkahnya ke garis finis pada kualifikasi nomor lari 100 m putra grup C Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/M Agung Rajasa]

"Ya saya sih kangen sama keluarga saya. Apalagi dengan ibu dan bapak yang sudah tiga Lebaran (meninggal dunia)," ujar Zohri.

"Saya seharusnya kan ke kubur walaupun mereka sudah nggak ada. Sudah tiga tahun yang lalu (saya lebaran di Lombok). Saya kangen ingin ziarah kubur, berkumpul dengan keluarga, itu yang penting," pungkasnya.

Sprinter yang menyandang predikat sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara itu akan turun pada dua nomor dalam kejuaraan Asian Grand Prix 2019.

Selain lari 100 meter putra, pelari yang telah memastikan diri lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo tersebut juga akan turun di nomor 4x100 meter putra.

Berita Terkait

Berita Terkini