Bolaindonesia

Breaking News! Liga 1 Batal Dilanjutkan 2 Desember 2022, Nunggu Verifikasi Stadion

Sebelumnya, PT LIB ingin melanjutkan Liga 1 pada 2 Desember. Tapi tak diizinkan

Irwan Febri Rialdi

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus (tengah, bawah) bersama Karobinops Sops Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu (kanan, bawah), Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi (kiri, bawah) serta perwakilan dari Kementerian PUPR dan Kemenpora memberikan pernyataan kepada media usai melakukan rapat koordinasi lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11/2022). (ANTARA/Michael Siahaan)
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus (tengah, bawah) bersama Karobinops Sops Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu (kanan, bawah), Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi (kiri, bawah) serta perwakilan dari Kementerian PUPR dan Kemenpora memberikan pernyataan kepada media usai melakukan rapat koordinasi lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11/2022). (ANTARA/Michael Siahaan)

Bolatimes.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, memastikan Liga 1 2022/2023 batal dilanjutkan pada 2 Desember mendatang.

Kompetisi baru bisa kembali dilanjutkan setelah semua stadion yang digunakan untuk pelaksanaan format terpusat atau gelembung (bubble) tuntas diverifikasi.

"Jadi kami belum bisa bicara tanggal 'kick off' (lanjutan Liga 1-red), seperti tanggal 2 (Desember 2022-red), atau 3, 4 dan seterusnya karena memang ada tahapan verifikasi yang mesti dilalui. Apalagi ada beberapa stadion yang selama ini belum disurvei," ujar Ferry usai mengikuti rapat koordinasi dengan Polri, Kemenpora, Kementerian PUPR dan PSSI di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

LIB menargetkan untuk menggelar lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023 dengan putaran pertama, sampai pekan ke-17, dituntaskan menggunakan format terpusat atau gelembung (bubble) di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Setelah itu, putaran kedua akan digelar dengan format normal kandang-tandang.

Menurut LIB, ada lima stadion yang akan digunakan dalam "bubble" yakni Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Manahan (Solo), Stadion Sultan Agung (Bantul) dan Stadion dr Moch Soebroto (Magelang).

Seluruh arena tersebut mesti diverifikasi, khususnya Stadion Sultan Agung dan Stadion Moch Soebroto yang belum mendapatkan perlakukan tersebut. Verifikasi akan melibatkan Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan dan Polri.

"Terkait apakah nantinya bakal ada perubahan stadion, keputusan akan diambil begitu ada hasil verifikasi. Untuk stadion lainnya (di luar gelembung-red), akan masuk tahap verifikasi setelah ini," kata Ferry.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini