Bolaindonesia

Media Malaysia Salut dengan Perjuangan Shin Tae-yong Lakukan Lobi ke Klub Eropa demi Lepas Pemainnya, Kim Pan-gon Pasrah

Media Malaysia salut dengan perjuangan Shin Tae-yong yang melobi ke klub Eropa demi pemainnya.

Gagah Radhitya Widiaseno

Momen Shin Tae-yong bersama Elkan Baggott di Inggris. (Instagram/shintaeyong7777)
Momen Shin Tae-yong bersama Elkan Baggott di Inggris. (Instagram/shintaeyong7777)

Bolatimes.com - Perjuangan Shin Tae-yong melakukan lobi ke klub Eropa untuk melepas pemainnya demi Timnas Indonesia bikin salut media Malaysia.

Shin Tae-yong melakukan perjalanan ke Inggris dan Belgia usai TC Timnas Indonesia U-20 kelar. Pelatih asal Korea Selatan tersebut mencoba untuk meminta izin kepada pihak klub untuk melepas Elkan Baggott dan Sandy Walsh demi memperkuat Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia sendiri akan berlaga di Piala AFF 2022 pada Desember mendatang. Sebulan sebelum gelaran Piala AFF 2022, Shin Tae-yong mengadakan pemusatan latihan (TC) terlebih dahulu.

Namun, ia menginginkan pemain yang berlaga di Eropa untuk bergabung bersama Timnas Indonesia sebelum gelaran Piala AFF 2022 dimulai.

Hal ini membuat media Malaysia, Harimau Malaya, salut dengan dedikasi Shin Tae-yong.

"Upaya dan keseriusan yang ditunjukkan Tae-yong untuk pergi dan bertemu secara pribadi dengan manajemen kedua klub sangat mengesankan dan menunjukkan keseriusan untuk membawa pemain terbaik untuk mempersembahkan trofi Piala AFF pertama ke Tanah Air," tulis akun Harimau Malaya.

Shin Tae-yong bertemu petinggi KV Mechelen membicarakan jadwal klub dengan timnas Indonesia. (Instagram/shintaeyong7777)
Shin Tae-yong bertemu petinggi KV Mechelen membicarakan jadwal klub dengan timnas Indonesia. (Instagram/shintaeyong7777)

Mereka pun membandingkan dengan kondisi Timnas Malaysia saat ini. Pelatih Kim Pan-gon hanya bisa pasrah dengan kondisi Timnas Malaysia.

Pemain andalan mereka menolak untuk memperkuat Timnas Malaysia karena berbagai alasan. Hal ini tentunya membuat skuad Harimau Malaya pincang.

"Dibandingkan dengan skuad yang didaftar oleh pelatih kepala nasional, Kim Pan-gon baru-baru ini, yang dipandang sebagai skuad kedua atau skuad eksperimental."

"Mungkin Pan-gon bisa meniru apa yang dilakukan Tae-yong menemui para pemain atau klub sehingga bisa ikut memperkuat timnas. Jika setengah dari pemain bisa dibujuk, itu bisa dianggap sebagai tambahan yang bagus untuk timnas menghadapi turnamen," tutupnya.

Gelaran Piala AFF 2022 memang tidak masuk dalam kalender FIFA. Tentunya pihak klub bisa menolak ketika pemain mereka dipanggil Timnas untuk ajang Piala AFF 2022.

Berita Terkait

Berita Terkini