Bolaindonesia

Kedah FC Dipecundangi PSM Makassar, Aidil Sharin Sebut Pemainnya Masih Banyak Belajar

Aidil Sharin legowo timnya kalah.

Husna Rahmayunita

Pelatih Kedah Darul Aman FC Aidil Sharin Sahak (tengah) saat jumpa pers di Gianyar, Bali, Kamis (23/6/2022) menjawab pertanyaan jurnalis menjelang pertandingan pertama Piala AFC 2022. ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Pelatih Kedah Darul Aman FC Aidil Sharin Sahak (tengah) saat jumpa pers di Gianyar, Bali, Kamis (23/6/2022) menjawab pertanyaan jurnalis menjelang pertandingan pertama Piala AFC 2022. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Bolatimes.com - Pelatih Kedah FC Aidil Sharin Sahak mengakui pertandingan lawan PSM Makassar di semifinal Piala AFC 2022 zona ASEAN tak mudah bagi timnya.

Pada laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022), Kedah FC dipecundangi PSM Makassar dengan skor 1-2.

Dua gol PSM Makassar disumbangkan oleh Yakob Sayuri pada menit 31 dan Yuran Fernandes pada menit 54. Sementara itu, Kedah FC hanya mampu membalas satu gol lewat sepakan Fayadh Zulkifli pada menit 86.

Hasil ini mengantarkan PSM Makassar lolos ke final Piala AFC 2022 zona ASEAN. Skuad Juku Eja mencetak sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang lolos ke final Piala AFC 2022 zona ASEAN.

Sedangkan Kedah FC harus memupuskan harapannya untuk menjadi juara. Walau begitu, Aidil Sharin tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya.

Aidil menyampaikan bertanding di laga semifinal AFC menjadi pencapaian tersendiri bagi KedahFC yang cukup lama tidak tampil di pertandingan tingkat Asia itu.

Ia juga menilai tim asuhannya bermain bagus dan para pemain Kedah bekerja keras di laga semifinal.

"Para pemain Kedah masih banyak belajar dan pertandingan ini sangat sengit, tidak mudah bagi pemain kami. Namun, pemain memberikan performa yang terbaik," kata Aidil.

Walaupun demikian, ia mengakui tim asuhannya tidak bermain terlalu baik pada babak pertama, salah satunya karena lemahnya komunikasi antarpemain di lapangan. Namun situasi itu berubah saat babak kedua.

"Pemain kami kembali lebih kuat dan bermain lebih baik. Tim memberi yang terbaik. Meskipun kami melawan 10 orang pada menit 60, pertandingan tetap sengit karena PSM bertahan cukup kuat," pungkasnya.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini