Bolaindonesia

Ajukan Protes Terkait Laga Vietnam vs Thailand, PSSI Tunggu Jawaban Tegas AFF

PSSI mengajukan surat protes ke AFF buntut laga dugaan 'main sabun' yang dilakukan Vietnam dan Thailand.

Rauhanda Riyantama | Adie Prasetyo Nugraha

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan ditemui di Mandalika International Street Circuit, Minggu (20/3/2022). (ANTARA/Arindra Meodia)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan ditemui di Mandalika International Street Circuit, Minggu (20/3/2022). (ANTARA/Arindra Meodia)

Bolatimes.com - PSSI telah resmi mengajuk surat protes kepada AFF terkait kecurigaan 'main sabun' di laga Vietnam vs Thailand pada pertandingan pamungkas Grup A Piala AFF U-19 2022, Minggu (10/7/2022).

Seperti diketahui kedua tim bermain imbang 1-1 yang membuat Timnas Indonesia U-19 gagal melangkah ke semifinal, meski menang 5-1 atas Myanmar lantaran kalah head to head.

Vietnam, Thailand, dan Timnas Indonesia U-19 sejatinya sama-sama telah mengumpulkan 11 poin. Dari hasil laga pamungkas tersebut membuat Indonesia hanya menempati urutan ketiga karena kalah head to head.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyebut sudah tahu adanya regulasi seperti ini di Piala AFF U-19 2022. Hanya saja, menurutnya, regulasi head to head terutama di kelompok usia sudah usang.

"Bagi kami regulasi sudah kita sepakati karena tidak mungkin kita komplain regulasi tersebut. Coach Shin Tae-yong mengatakan regulasi ini sudah usang dan mungkin kita akan melakukan evaluasi kembali terkait regulasi yang ada," kata Iriawan kepada awak media.

Banyak yang menduga Vietnam dan Thailand bermain mata dalam pertandingan yang berkesudahan 1-1 itu. Memang di laga tersebut saat skor sudah 1-1, kedua tim tidak berusaha lagi untuk mencetak gol.

Vietnam hanya oper-operan bola di daerah pertahanannya, di mana tak ada usaha pemain Thailand buat merebut. Selain itu, pemain dari kedua tim sering terjatuh untuk mengulur waktu.

"Saya ingin bertanya ke AFF kira-kira pantas nggak perlakuan dua tim tersebut pada 10 menit terakhir. Seandainya pantas ya silahkan dan saya ingin dapat jawaban kepastian dari AFF," ungkapnya.

"Ini menyangkut kebersamaaan negara ASEAN, Indonesia akan menjadi pilot project dari kejadian ini. Bukan saya mengatakan laga Thailand vs Vietnam bermain tidak benar, tetapi 10 menit terakhir tidak ada usaha pemain Thailand untuk mengambil bola."

"Kita tunggu saja AFF turun untuk menyampaikan kepada publik kepada kita federasi dan kepada rakyat Indonesia, terkait pertandingan ini, antara dua negara besar dan dua pemain yang cukup kuat Vietnam dan Thailand pantas atau tidak? Fair-play atau tidak? Kita tunggu jawabannya," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini