Bolaindonesia

3 Pelatih Keturunan Indonesia di Eropa yang Bisa Jadi Pengganti Shin Tae-yong

Berikut deretan pelatih berdarah Indonesia yang moncer di luar negeri.

Husna Rahmayunita

Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)
Pelatih keturunan Indonesia, Giovanni van Bronckhorst jadi calon kuat pengganti Gerrard di Rangers. (STR / AFP)

Bolatimes.com - Sederet pelatih keturunan Indonesia yang berkarier Eropa dinilai bisa jadi alternatif pengganti Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia.

Para pelatih ini mengukir prestasi gemilang sehingga kemungkinan bisa diboyong ke Indonesia untuk menukangi Skuad Garuda.

Belakangan, ramai soal pemain berdarah Indonesia yang akan dinaturaliasi oleh PSSI. Sejumlah nama disebutkan segera membela timnas Indonesia.

Sebut saja Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattyname hingga Emil Audero Mulyadi yang masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia.

Nah, ada juga pelatih juga keturunan Indonesia yang bersinar di luar negeri. Bahkan satu pelatih memiliki prestasi cukup mumpuni yang mungkin bisa gantikan sosok Shin Tae-yong.

Berikut ulasannya seperti dikutip dari SuaraBekaci.id.

1. Giovanni van Bronckhorst

Nama pertama tentu saja eks pemain Barcelona yang saat ini melatih Rangers FC, Giovanni van Bronckhorst. Ia adalah pelatih yang memiliki darah Maluku.

Sebelum menjadi pelatih Rangers, van Bronckhorst sempat melatih di Feyenoord dan klub Liga Cina, Guangzhou R&F.

Yang menarik, van Bronckhorst adalah pelatih yang menemukan bakat dari Jordy Wehrmann saat masih bermain tim muda Feyenoord.

Mengutip dari laporan Ad.Nl, pada 2019, van Bronckhorst memilih dua pemain muda dari Jong Feyenoord untuk masuk ke tim utama.

"Pelatih Gio van Bronckhorst telah memutuskan pilihannya kepada Mats Knoester (20) dan gelandang Jordy Wehrmann (19) dari Jong Feyenoord," tulis media Belanda tersebut.

2. Jos Luhukay

Lalu ada nama pelatih keturunan Maluku, Jos Luhukay. Sosok pelatih berusia 58 tahun ini sudah tak asing bagi sepak bola Belanda. Ia memiliki karakter dan filosofi sepak bola yang sangat kuat.

Jos sempat tercatat melatih di klub Bundesliga, seperti Borussia Mönchengladbach, Hertha Berlin, hingga VfB Stuttgart. Per 2021, setelah melatih St Pauli, Jos kembali ke Belanda dan melatih VVV Venlo.

Capaian terbaik Jos sebagai pelatih di Liga Jerman ialah membawa Gladbach menjadi juara 2.Bundesliga dan promosi ke Bundesliga.

3. Ricardo Moniz

Selanjutnya ada nama Ricardo Moniz. Ia adalah pelatih dengan seorang ayah seorang Suriname dan ibundanya berdarah Tionghoa-Indonesia.

Sebelum van Bronckhorst latih Rangers FC, Moniz sempat melatih di sana pada periode 2017-18. Saat ini pelatih yang sempat bermain sebagai bek di RKC Waalwijk itu melatih di Excelsior.

Menariknya, Moniz juga sempat melatih di klub Polandia Lechia Gdask yang sempat diperkuat oleh dua penggawa timnas, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

(SuaraBekaci.id/Galih Prasetyo)

Berita Terkait

Berita Terkini