Bolaindonesia

Profil Renan Silva, Tolak Klub UEA demi Mimpinya Bela Timnas Indonesia

Renan Silva ingin dinaturalisasi dan menjadi WNI

Irwan Febri Rialdi

Renan Da Silva, eks pemain Bhayangkara FC merayakan gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Renan Da Silva, eks pemain Bhayangkara FC merayakan gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan Liga 1 2020 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Bolatimes.com - Gelandang serang asal Brasil, Renan Silva, akhirnya memutuskan berlabuh ke Madura United meski mendapatkan sejumlah tawaran dari klub asing.

Keputusan ini diambil Renan Silva setelah kontraknya bersama Bhayangkara FC berakhir. Demi mewujudkan keinginannya, dia memilih klub asal Indonesia itu sebagai pelabuhan selanjutnya.

Sebetulnya, Renan Silva mendapatkan sejumlah tawaran dari klub-klub Asia Tenggara, bahkan hingga di kawasan Arab.

Akan tetapi, pemain berusia 33 tahun ini menolak seluruh tawaran itu karena dia sudah memiliki rencana jangka panjang.

Ya, Renan Silva ingin mendapatkan status sebagai warga negara Indonesia (WNI) sehingga dia bisa memperkuat timnas Indonesia.

“Ada tawaran untuk saya dari klub Thailand, Malaysia, Uni Emirat Arab (UEA). Namun, saya punya rencana naturalisasi di Indonesia,” kata Renan Silva, dalam pernyataannya yang dirilis Madura United.

“Saya ingin membantu timnas Indonesia. Saya senang ada di sini dan saya akan tetap berada di sini,” ia melanjutkan.

Profil Renan Silva

Sampai saat ini, sejak pertama kali tiba di Indonesia pada pertengahan tahun 2018 untuk memperkuat Persija Jakarta, Renan sudah nyaris tiga setengah tahun menetap di Indonesia.

Artinya, dia hanya membutuhkan waktu satu setengah tahun lagi menetap di Indonesia sebagai syarat mendapatkan status WNI.

Menurut regulasi yang diatur dalam UU No 12 Pasal 9 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, Renan Silva butuh waktu minimal lima tahun untuk menjadi WNI.

Selama berkarier di Indonesia, pemain kelahiran Rio de Janeiro ini sudah memperkuat sejumlah tim. Selain Persija, ia juga sempat singgah di Borneo FC pada awal tahun 2019.

Setahun kemudian, Renan direkrut Bhayangkara FC pada awal Januari 2020. Setelah kontraknya berakhir, dia kini memilih Madura United sebagai pelabuhan barunya.

Sebetulnya, Indonesia bukan menjadi tempat pertama yang disinggahi Renan sepanjang kariernya bermain di luar negeri.

Sebab, dia sempat memperkuat sejumlah klub asal Thailand seperti Songkhla United hingga Chainat FC sebelum mampir ke Liga 1.

Selama berkarier di Indonesia, pemain yang mengawali kiprahnya di dunia sepak bola bersama Flamengo ini sudah mencatatkan sejumlah prestasi, baik secara tim maupun individu.

Pada tahun 2018, misalnya, saat ia pertama kali datang untuk memperkuat Persija, Renan sempat merasakan raihan gelar juara Liga 1 2018.

Setahun berselang, Renan sukses mengukuhkan namanya sebagai pemain terbaik Liga 1 2019 saat memperkuat Borneo FC.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini