Bolaindonesia

Omah PSS Sleman Dibakar OTK, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Polisi memburu pelaku pembakaran omah PSS.

Husna Rahmayunita

Orang tak dikenal bakar Omah PSS - (Instagram/@siorangdalam)
Orang tak dikenal bakar Omah PSS - (Instagram/@siorangdalam)

Bolatimes.com - Insiden Omah PSS atau Kantor PSS Sleman dibakar orang tak dikenal (OTK) mengungkap fakta baru. Polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV.

Kepolisian Sektor atau Polsek Ngaglik, Sleman saat ini masih memburu pelaku pembakaran Omah PSS oleh orang tak dikenal pada Minggu (28/11/2021) sore.

Dalam rekaman yang viral, pelaku yang mengenakan jaket hitam terekam kamera CCTV menyiram beberapa sudut ruangan dengan cairan mudah terbakar.

Pria tersebut menyulut api hingga menimbulkan kobaran api. Pelaku lalu melempar sisa botol berisi cairan tersebut dan meninggalkan lokasi.

Namun, polisi belum bisa memastikan pelaku berasal dari kalangan suporter atau tidak. Belum ada laporan dari korban terkait peristiwa pembakaran tersebut.

Mengutip SuaraJogja.id (jaringan Bolatimes.com), polisi masih melakukan pendalam atas insiden pembakaran omah PSS tersebut.

"Namun tetap kami lakukan pengusutan kasus ini, apakah memang suporter atau bukan, tapi kami belum dapat menyimpulkan," kata Kanit Reskrim Polsek Ngaglik AKP Budi Karyanto saat dihubungi wartawan, Senin (29/11/2021).

Ia menjelaskan, dari rekaman kamera CCTV, pelaku hanya satu orang. Pelaku juga disebut bukan merupakan anak di bawah umur.

"Melihat dari video CCTV memang satu orang. Kalau dari CCTV ya mungkin kita lakukan penyelidikan (satu orang) itu. Tapi siapa kan belum mengerucut, butuh penyelidikan lebih dalam," kata dia.

Budi tak menampik bahwa pelaku sengaja membakar di tempat yang seharusnya banyak orang berlalu lalang. Namun begitu pihaknya tidak mau cepat-cepat mengambil kesimpulan.

"Kalau lokasi itu kan tempat berlalu lalang orang ya. Tiap 5-10 menit pasti ada yang lewat. Terlebih lagi bagian utara TKP adalah perkampungan padat. Tapi indikasi siapa pelakunya belum bisa kita simpulkan," katanya.

Dari olah TKP sendiri, Budi menyebut bahwa barang yang terbakar merupakan jenis Kayu Belanda. Selain itu, pelaku hanya menyiram dengan cairan mudah terbakar menggunakan botol.

"Jadi api itu hanya 2 menit langsung padam sendiri. Itu juga karena bahan yang terbakar kayu Belanda. Beberapa barang bukti seperti cctv dan botol sudah kami amankan," kata dia.

Pihaknya berharap dari peristiwa yang terjadi masyarakat tidak perlu mengambil kesimpulan sendiri. Pihaknya masih mengupayakan untuk mengusut siapa pelaku tersebut

"Ya himbauan kami jangan menyimpulkan secara sepihak. Kami masih bekerja dan mendalami kasus yang terjadi," kata Budi.

(SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Berita Terkait

Berita Terkini