Bolaindonesia

Tim Medis Persiraja Disorot usai Angkat Perut Pemain yang Tak Sadarkan Diri

Tim medis Persiraja disebut salah penanganan terhadap pemain yang tak sadarkan diri.

Arif Budi Setyanto

Penanganan tim medis yang angkat perut pemain disorot netizen. (Twitter/@finskk)
Penanganan tim medis yang angkat perut pemain disorot netizen. (Twitter/@finskk)

Bolatimes.com - Tim Medis Persiraja Banda Aceh mendapatkan sorotan karena salah penanganan medis. Sebab, mereka melakukan angkat perut pemain yang tak sadarkan diri.

Pemain Persiraja yang bernama Ramadhan terkapar tak sadarkan diri usai bagian dadanya kehantam bola tendangan keras Esteban Vizcarra.

Ramadhan kemudian mendapatkan penanganan dari tim medis Laskar Rencong. Sayangnya, tim medis malah salah melakukan penanganan cedera yang dialaminya.

Sebab terlihat dari video yang beredar di media sosial, tim medis dari Persiraja melakukan pertolongan pertama dengan mengangkat perut pemain bernomor punggug 25 itu.

Alhasil pihak tim medis Persib Bandung juga ikut turun tangan. Tak lama berselang, Ramadhan akhirnya dibawa ambulans untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik di rumah sakit terdekat.

Nah, tindakan dari tim medis itu kemudian mendapatkan sorotan dari netizen karena dirasa kurang pas. Banyak juga yang mempertanyakan mengapa mereka langsung memberikan penanganan angkat perut.

"Aneh banget tim medisnya, orang pingsan kok diangkat perutnya," komentar @diem***

"Kalo sekelas Liga 1 diangkat-angkat gitu perutnya. Kalo sekelas tarkam dikasih air putih aja," timpal @afdo***

"Perawatan penurunan kesadaran kayaknya pake istilah ABC. Airway Breathing Circulation. Bukan malah ngangkat perut," seru @khoiru***

Terlepas dari itu, Persiraja mengalami kekalahan dari Persib Bandung dengan skor 0-4. Empat gol Maung Bandung dicetak Marc Klok, Geoffrey Castillon, dan brace Wander Luiz.

Berita Terkait

Berita Terkini