Profil Danilo Fernando, Sosok Asal Brasil yang Mundur dari PSS Sleman

Danilo Fernando mundur dari jabatan manajer PSS Sleman.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Rabu, 10 November 2021 | 19:30 WIB
Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando. (HO/Pssleman.id)

Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando. (HO/Pssleman.id)

Bolatimes.com - Kabar mengejutkan datang dari tubuh manajemen PSS Sleman. Danilo Fernando yang menjabat sebagai manajer tim memutuskan hengkang dari tim berjuluk 'Super Elang Jawa' ini.

Surat mundurnya Danilo sudah diterima oleh Direktur PT PSS, Andy Wardhana, yang menyebut Danilo sudah meninggalkan jabatannya per 8 November lalu.

"Sudah disampaikan secara lisan karena kami sudah berdiskusi mengenai itu. Surat pengunduran dirinya sudah disampaikan secara resmi kepada direksi dan manajemen PT. Putra Sleman Sembada [PT PSS],” tutur Andy Wardhana, direktur PT PSS.

Baca Juga: Di Bali untuk Indonesia Badminton Festival, Produser BWF Ketagihan Sambal

Hengkangnya Danilo cukup mengejutkan karena dia sudah tiga musim bersama PSS. Selama dia menjabat, PSS mampu meraih prestasi apik, salah satunya menjuarai Liga 2 2018 dan promosi ke Liga 1.

Berikut profil Danilo Fernando yang dilansir dari berbagai sumber.

Profil Danilo Fernando

Baca Juga: FC Sochi, Klub Bentukan Vladimir Putin yang Jadi Pesaing Juara Liga Rusia

Sosok dengan nama lengkap Danilo Fernando Bueno de Almeida ini merupakan kelahiran Brasil pada 8 Juni 1979. Selayaknya bocah-bocah asal Brasil, masa kecil Danilo dihiasi dengan sepak bola.

Mimpi Danilo untuk jadi pesepak bola profesional dapat terwujud. Dia sempat merasakan bermain di Eropa dengan bergabung bersama tim asal Belanda, Fortuna Sittard.

Danilo yang biasanya berposisi sebagai gelandang menyerang itu bermain 16 kali dan mencetak gol selama satu musim pada 1997/98.

Baca Juga: Penjelasan Shin Tae-yong soal Bima Sakti Diboyong Timnas Indonesia U-18

Danilo Fernando. (Sumber: Dok. extramadura).
Danilo Fernando. (Sumber: Dok. extramadura).

Setelah dari Sittard, Danilo kembali bermain di Brasil dan berkali-kali pindah ke klub kasta bawah 'Negeri Samba'. Sampai akhirnya dia bermain di Liga 2 kasta Sao Paulo bersama São José Esporte Clube pada 2002.

Dari sana kesempatan untuk bermain di Indonesia akhirnya datang. Seorang agen yang merupakan teman dari mantan pemain Liga 1 asal Brasil, Jacksen F. Tiago, menawarkan Danilo untuk berkarier di Indonesia.

Akhirnya Danilo pergi ke Indonesia dan bergabung bersama Petrokimia Putra Gresik pada 2002. Kariernya langsung melejit karena mampu membawa Gresik jadi kampiun di musim perdananya berada di Liga Indonesia.

Baca Juga: Pebulu Tangkis Indonesia Kompak Pakai Outfit Hitam ke Bali, Netizen Salfok

Setelah Gresik degradasi pada musim kedua Danilo di Indonesia, dia kemudian memutuskan pindah ke Persebaya.

Karier Danilo di Persebaya semakin melejit karena mampu membawa tim berjuluk 'Bajul Ijo' tersebut menjadi kampiun Liga Indonesia pada 2004.

Setelah dari Surabaya, Danilo kembali pindah tim. Masih di Jawa Timur, dia bergabung dengan Persik Kediri. Hasilnya kembali manis, dia membawa Persik jadi juara Liga Indonesia.

Usai sukses di Persik, Danilo kembali melanjutkan perjalanannya di sepak bola Indonesia. Dia beberapa kali pindah tim mulai dari Deltras Sidoarjo, Persisam Putra Samarinda, hingga akhirnya pensiun pada 2014 usai berkarier di Pusamania Borneo.

Alih-alih menjadi pelatih setelah pensiun, Danilo memilih mengecap manajemen tim saat masih berada di Borneo pada 2014 dengan menjabat Direktur Teknik.

Kemudian pada 2018, Danilo Fernando diperkenalkan sebagai manajer tim PSS Sleman yang saat itu berkompetisi di Liga 2 2018.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha
Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan Bali United

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan.

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbiaya Rp2 triliun ini terus bermasalah.

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta International Stadium

bolaindonesia | 12:09 WIB

Persija Jakarta memulai petualangan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persita

bolaindonesia | 10:08 WIB

Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Persita Tangerang

bolaindonesia | 01:21 WIB

Kodai Tanaka, striker asal Jepang, menjadi bintang kemenangan Laskar Sambernyawa dengan gol krusialnya, menandai debut impresif di sepak bola Indonesia.

bolaindonesia | 01:13 WIB

Saya yakin kami bisa menang, tapi banyak peluang gagal jadi gol, ujar pelatih asal Belanda itu.

bolaindonesia | 01:08 WIB

Persib Bandung memulai langkah mereka di BRI Super League 2025/26 dengan hasil gemilang.

bolaindonesia | 00:57 WIB

Bali United FC akan membuka langkah di kompetisi BRI Super League 2025/26 dengan tantangan besar.

bolaindonesia | 00:53 WIB

Bek anyar Persija Jakarta, Jordi Amat, tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya jelang debut resmi bersama Macan Kemayoran

bolaindonesia | 00:49 WIB

Persijap Jepara berhasil membawa pulang satu poin berharga dari kandang PSM Makassar setelah bermain imbang 1-1

bolaindonesia | 00:43 WIB

Pekan perdana BRI Super League 2025/26 langsung menyajikan partai panas antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Jakarta International Stadium (JIS)

bolaindonesia | 00:36 WIB

Justin Hubner mengungkapkan bahwa ia sempat mendapat tawaran menggiurkan dari klub Super League Indonesi

bolaindonesia | 02:27 WIB

Manajemen Persik Kediri resmi mengumumkan skema harga tiket pertandingan kandang untuk kompetisi Super League 2025/2026,

bolaindonesia | 22:56 WIB

Timnas Putri U-17 Indonesia dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Myanmar, Mongolia, dan Makau

bolaindonesia | 22:19 WIB

Duel ini tak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi, tetapi juga pertarungan awal dua calon kuat juara musim ini.

bolaindonesia | 22:13 WIB
Tampilkan lebih banyak