Bolaindonesia

PSIS Semarang Gagal Menang Lagi, Ian Andrew Gillan Banjir Kritik

PSIS Semarang gagal menang tiga kali beruntun di Liga 1.

Husna Rahmayunita

Ian Andrew. (Dok. PSIS)
Ian Andrew. (Dok. PSIS)

Bolatimes.com - Pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan dikritik seusai timnya gagal menang secara beruntun di Liga 1. Taktik pelatih baru PSIS Semarang itu menuai sorotan tajam,

Pada Sabtu (6/11/2021), PSIS Semarang kalah tipis dengan skor 0-1 dari Borneo FC saat bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kekalahan ini menjadi pil pahit di laga penutup seri kedua Liga 1.

Sementara pada dua partai sebelumnya, Laskar Mahesa Jenar juga hanya bisa bungkap. PSIS Semarang kalah 0-1 dari Persib Bandung dan main imbang 0-0 saat berjumpa Bali United.

Sederet hasil negatif PSIS Semarang dalam tiga laga terakhirnya membuat para suporter mulai was-was akan performa timnya. Mereka khawatir PSIS Semarang tidak lagi mampu bersaing di papan atas klasemen BRI Liga 1.

Rekor buruk itu harus segera diatasi oleh pelatih anyar PSIS Semarang Ian Andrew Gillan. Jika reputasinya sebagai pelatih dicap gagal oleh suporter Laskar Mahesa Jenar.

Padahal dalam dua laga debutnya, PSIS Semarang tampil gemilang dengan menggilas Persik Kediri dan Barito Putra.

Menyadur SuaraJawaTengah.id, di salah satu postingan akun instagram PSIS Semarang digeruduk netizen. Tak sedikit dari para suporter yang mengkritik taktik Ian Andrew Gillan lewat kolom komentar.

Pemicunya karena performa PSIS Semarang dalam tiga laga terakhirnya dinilai menurun dan permainan Septian David Maulana dan kawan-kawan tidak atraktif.

"Lebih percaya Imran," sahut akun @andika**.

"Pelatihe mirip mantan pelatih barca Koeman, pantes saiki maine koyo barca kalahan," ujar akun @aly.sae**.

"Dragan Membangun, Imran Merawat, Ian menghancurkan!!! Jika tidak mampu merawat yang sudah ada, setidaknya jangan merusak," pungkas akun @bbbhara**.

"Pelatihe piye sih carane milih pemain, kok rak ono sing pas, mainmu blas rak iso dinikmati," sahut akun @surya_fatma**.

Penulis: Fitroh Nurikhsan

Berita Terkait

Berita Terkini