Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 18 Oktober 2026
AS Roma 2
Genoa 0
Liga prancis 18 Oktober 2026
Troyes 1
Lens 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lille 1
Brest 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Valencia 0
Athletic Club 0
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 2
PSS Sleman 2
Liga italia 18 Oktober 2026
Udinese 0
Lecce 3
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persib Bandung 1
Persik Kediri 0
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Osasuna 2
Racing Santander 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Leeds United 1
Man United 1
Liga inggris 18 Oktober 2026
Brighton 5
Crystal Palace 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Bournemouth 2
Sunderland 0
Liga italia 18 Oktober 2026
Fiorentina 1
Como 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Angers 2
Marseille 5
Liga jerman 18 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
SC Freiburg 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Celta Vigo 2
Alaves 1
Liga prancis 18 Oktober 2026
Paris FC 4
Rennes 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
LE Havre 1
Auxerre 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lorient 1
AS Monaco 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Nottingham Forest 0
Arsenal 1
Liga jerman 18 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 1
Hoffenheim 2
Liga italia 18 Oktober 2026
AC Milan 3
Atalanta 2
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Malaga 2
Real Sociedad 5
Liga jerman 17 Oktober 2026
Eintracht Frankfurt 1
FC Koln 0
Liga italia 17 Oktober 2026
Frosinone 4
Sassuolo 2
Liga prancis 17 Oktober 2026
Le Mans 0
Toulouse 3
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Deportivo La Coruna 1
Levante 1
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Garudayaksa 3
Arema FC 1
Liga inggris 17 Oktober 2026
Everton 0
Chelsea 2
Liga indonesia 17 Oktober 2026
Persita 3
Persija 2
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Espanyol 0
Atletico Madrid 1
Liga italia 17 Oktober 2026
Venezia 1
Napoli 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FC Augsburg 3
Liga jerman 17 Oktober 2026
Union Berlin 0
Borussia Dortmund 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
Hamburger SV 1
VfB Stuttgart 0
Liga jerman 17 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
FSV Mainz 05 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Werder Bremen 2
SC Paderborn 07 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Brentford 1
Liverpool 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Man City 3
Ipswich 2
Liga inggris 17 Oktober 2026
Fulham 1
Hull City 0
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Villarreal 0
Elche 0
Liga prancis 17 Oktober 2026
Strasbourg 1
PSG 3
Liga italia 17 Oktober 2026
Bologna 1
Inter Milan 3
Liga inggris 17 Oktober 2026
Newcastle 0
Aston Villa 1
Liga jerman 17 Oktober 2026
Bayern Munchen 6
RB Leipzig 1
Liga spanyol 17 Oktober 2026
Real Betis 2
Barcelona 5
Liga indonesia 16 Oktober 2026
PSIM Yogyakarta 1
PSM Makassar 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Java United 3
Bali United 2
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Persijap 0
Isenmulang FC 1
Liga indonesia 16 Oktober 2026
Madura United 3
Bhayangkara FC 3
Liga champions 15 Oktober 2026
Slovan Bratislava 0
VfB Stuttgart 3
Liga champions 15 Oktober 2026
Shakhtar Donetsk 3
AEK Athens FC 1
Liga champions 15 Oktober 2026
Real Betis 3
FC Porto 2
Liga champions 15 Oktober 2026
AS Roma 3
Real Madrid 4
Liga champions 15 Oktober 2026
Bodo/Glimt 1
Borussia Dortmund 0
Liga champions 15 Oktober 2026
Aston Villa 6
Fenerbahce 0
Liga champions 15 Oktober 2026
Man City 2
PSG 4
Liga champions 14 Oktober 2026
Viking 3
Bayern Munchen 3
Liga champions 14 Oktober 2026
Galatasaray 1
Barcelona 4
Liga champions 14 Oktober 2026
Villarreal 3
Napoli 1
Liga champions 14 Oktober 2026
Atletico Madrid 2
Man United 0
Liga champions 14 Oktober 2026
Inter Milan 3
Club Brugge KV 4
Liga champions 14 Oktober 2026
RB Leipzig 1
PSV Eindhoven 0
Liga champions 14 Oktober 2026
Arsenal 3
Lille 0
Liga champions 14 Oktober 2026
Lask Linz 3
Liverpool 6
Liga champions 14 Oktober 2026
Feyenoord 3
Como 2
Liga italia 13 Oktober 2026
Torino 2
Udinese 1
Liga inggris 13 Oktober 2026
Coventry 4
Newcastle 1
Liga spanyol 13 Oktober 2026
Levante 3
Sevilla 3
Liga champions 13 Oktober 2026
Sabah FA 2
Slavia Praha 0
Liga champions 13 Oktober 2026
Lens 0
Sporting CP 2

Buntut Kasus Match Fixing, 5 Eks Perserang Diganjar Hukum Berat dan Denda

Eks pemain Perserang terbukti melalukan pelanggaran.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Rabu, 03 November 2021 | 18:31 WIB
Buntut Kasus Match Fixing, 5 Eks Perserang Diganjar Hukum Berat dan Denda

Buntut Kasus Match Fixing, 5 Eks Perserang Diganjar Hukum Berat dan Denda

bolatimes.com - Kasus match fixing eks pemain Perserang Serang memasuki babak baru. Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengambil keputusan terkait dugaan penganturan skor di Liga 2 2021.

Berdasarkan sidang yang digelar Rabu (3/11/2021) dini hari, lima mantan pemain Perserang terbukti melakukan pelanggaran hingga diganjar hukuman berat dan denda.

Tak tanggung-tanggung, hukuman terberat yang diberikan yakni larangan berkontribusi dalam ajang sepak bola nasional selama 60 bulan dan denda Rp 30 juta kepada eks Perserang, Eka Dwi Susanto.

Sebelumnya, Perserang memang melaporkan adanya dugaan kasus match fixing yang dialami timnya kepada PSSI. Laporan dilayangkan setelah mendapatkan bukti berupa pengakuan dari sejumlah pihak dan lain-lain.

Dalam pernyataan resmi Perserang beberapa waktu lalu disebutkan bahwa ada pihak luar, yang hingga kini masih menjadi misteri, meminta kepada pemainnya untuk mengalah dalam beberapa pertandingan di Liga 2, seperti melawan Persekat Tegal, Rans Cilegon FC, dan Badak Lampung FC.

Pemain yang terlibat pun sudah dipecat secara tidak hormat dari Perserang. Mereka adalah Eka Dwi Susanto, Fandy Edy, Ivan Julyandhy, Aray Suhendri dan Ade Ivan Hafilah.

Ilustrasi match fixing di dunia sepak bola (Sumber: ec.europa.eu)
Ilustrasi match fixing di dunia sepak bola (Sumber: ec.europa.eu)

Setelah disidangan dari bukti-bukti yang ada, Komdis pun memberikan sanksi kepada enam orang yang diputuskan bersalah. Hukuman diberikan berdasarkan kode disiplin PSSI tahun 2018.

Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing menjelaskan kasus Perserang ini baru percobaan match fixing. Sehingga hukuman seumur hidup seperti kasus sebelumnya belum bisa dilakukan karena tidak adanya bukti transaksi.

"Hasil keputusan dari sidang, keputusan yang kami ambil memberi hukum kepada masing-masing yang disebut diduga terlibat. Karena pada saat kami memeriksa dan dan diakui oleh pemain yang disebut pengaturan skor dari permintaan pihak lain," kata Erwin Tobing saat konferensi pers virtual, Rabu (3/11/2021).

Erwin menjelaskan dalam kasus ini seseorang tak dikenal menghubungi pemain Perserang, Eka Dwi Susanto meminta supaya timnya kalah 0-2 di babak pertama saat melawan Rans Cilegon FC, dengan iming-iming Rp 150 juta.

Baca Juga: 3 Fakta Seputar Lambang Bunga Poppy di Jersey Klub Liga Inggris

Selain itu, Eka juga ditelepon kembali yang meminta timnya kembali kalah 0-2 di babak pertama saat bersua Persekat. Kemudian, ia disebut memberitahukan informasi ini kepada rekan-rekannya.

"Awalnya dari Eka dan mengajak ke rekannya, sehingga ada lima orang tahu permintaan. Inilah kelima pemain Perserang yang menerima baik secara aktif dan pasif. Saya katakan aktif karena ada mengajak, ada yang pasif karena diam, tapi tau, cuma tak melapor."

"Dari pemeriksaan kami, mereka tidak menerima transfer pemberian uang karena permintaan itu tidak bisa dipenuhi, karena mereka masih ragu siapa yang menelepon," terangnya.

Erwin menjelaskan Komdis menjatuhi sanksi kepada lima eks pemain Perserang sebagai percobaan suap. Selain permintaan dari pihak luar tidak terpenuhi, tidak ada bukti transaksi yang didapatkan.

"Memang permintaan tidak terpenuhi saat melawan Rans Cilegon FC draw 0-0 dan melawan Persekat kalah 1-3, jadi permintaan tidak terpenuhi," ungkapnya.

"Kita harus lihat suap atau percobaan suap. Ini memang baru upaya. Kasusnya ini percobaan suap. Tapi kalau ada transaksi, pasti kami putuskan seumur hidup," pungkasnya.

Berikut hasil putusan sidang Komite Disiplin PSSI terkait pengaturan skor Perserang:

1. Eka Dwi Susanto dikenakan sanksi 60 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 30 juta, dan 60 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

2. Fandy Edy dikenakan sanksi 48 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 20 juta, dan 48 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

3. Ivan Julyandhy dikenakan sanksi 24 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 10 juta, dan 24 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

4. Ade Ivan Hafilah dikenakan sanksi 36 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 15 juta, dan 36 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

5. Aray Suhendri dikenakan sanksi 24 bulan larangan beraktivitas, denda sebesar 10 juta, dan 24 bulan larangan masuk area stadion. Berdasarkan pasal 64 ayat (1) dan (2) point a jo pasal 8 jo pasal 9 Kode Disiplin PSSI tahun 2018.

(Suara.com/Adie Prasetyo)

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB