Bolaindonesia

Sosok Rifad Marasabessy, Putra Tulehu Korban Ketegasan Shin Tae-yong

Rifad Marasabessy dicoret dari TC Timnas Indonesia.

Husna Rahmayunita

Pemain Timnas Rifad Marasabessy (kiri), mencoba melewati hadangan pemain Thailand, Sampan Kesi, dalam laga yang berakhir 1-2 untuk kemenangan Thailand di penyisihan terakhir Grup A Piala AFF U-19 2018 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (9/7). [Suara.com/Dimas Angga P]
Pemain Timnas Rifad Marasabessy (kiri), mencoba melewati hadangan pemain Thailand, Sampan Kesi, dalam laga yang berakhir 1-2 untuk kemenangan Thailand di penyisihan terakhir Grup A Piala AFF U-19 2018 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (9/7). [Suara.com/Dimas Angga P]

Bolatimes.com - Nasib apes pemain muda Rifad Marasabessy dicoret Shin Tae-yong dari pemusatan latihan Timnas Indonesia setelah telat datang untuk berkumpul tanpa alasan yang jelas.

Rifad Marasabessy sejatinya satu dari 30 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan untuk play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Namun karena sikap indispliner Rifad Marasabessy membuatnya didepak Shin Tae-yong dari pemusatan latihan timnas Indonesia pada Kamis (30/9/2021).

Menurut pengakuan Shin Tae-yong, Rifad telat datang untuk berkumpul di hotel dari waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Hal itu membuat Shin Tae-yong menilai sang pemain tak memiliki tanggung jawab setelah dipanggil masuk ke timnas Indonesia.

Lebih parahnya lagi, keterlambatan Rifad bergabung dengan skuat timnas Indonesia itu tanpa didasari alasan yang jelas.

"Rifad datang melebihi waktu yang telah ditentukan untuk berkumpul di hotel. Ia tak memberi tahu saya alasan keterlambatannya," ucap Shin Tae-yong.

"Karena itu, saya mengeluarkannya dari pemusatan latihan." imbuhnya.

Lebih lanjut, sikap tegas diterapkan Shin Tae-yong agar para pemainnya memiliki rasa tanggung jawab yang besar selain kerja keras saat latihan.

Menurutnya disiplin tinggi membuat para pemain timnas Indonesia nantinya bakal berkembang lebih baik lagi.

"Sebagai pelatih Timnas Indonesia, saya ingin pemain, selain kerja keras, juga harus memiliki rasa tanggung jawab yang besar, disiplin, dan sikap yang baik," ujar Shin

"Kalau pemain tidak bisa begitu, saya yakin pemain tidak akan berkembang lebih baik." imbuhnya.

Rifad Marasabessy merupakan pemain muda asal Tulehu yang dikenal sebagai andalan di sisi pertahanan sayap kiri baik di level klub maupun timnas.

Pria kelahiran 7 Juli 1999 itu sempat menjadi bagian timnas U-19 Indonesia di Piala AFF U-19 dan tampil sebanyak empat kali di ajang tersebut.

Langkah timnas U-19 Indonesia terhenti di semifinal usai kalah adu penalti melawan Thailand, Rifad salah satu eksekutor yang gagal melaksanakan tugasnya.

Meski begitu kariernya di level timnas berlanjut, ia masuk dalam skuat Gatuda Muda untuk Piala AFF U-19 2018 dan bersaing dengan Asnawi Mangkualam.

Ia tampil saat Indonesia menang 4-1 atas Filipina setelah di dua laga sebelumnya absen dan berhasil mencetak gol ke gawang Thailand di fase grup.

Sayang, satu golnya itu belum bisa membawa Indonesia lepas dari kekalahan dengan skor 1-2 dari Thailand.

Selain itu, Rifad juga pernah masuk timnas Indonesia di putaran final Piala AFC U-18 2018, kala itu Garuda Muda menjadi tuan rumah ajangini.

Meskipun di semua laga yang dijalani timnas Indonesia pada saat itu, Rifad hanya dijadikan pemain cadangan oleh Indra Sjafri.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini